Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tangani Skandal Freeport, MKD Diminta Transparan
Polemik Freeport

Tangani Skandal Freeport, MKD Diminta Transparan

Admin - Jumat, 27 November 2015 12:22 WIB
google

Matatelinga.com, Polemik pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said membuat sejumlah pihak mendukung Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk menyelesaikan perkara ini.Salah satunya sejumlah tokoh masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Selamatkan NKRI  mendatangi MKD di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2015). Diterima Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang, mereka mendesak MKD agar melakukan persidangan secara terbuka."Agar melakukan persidangan secara terbuka dalam rangka menjaga etika, kejujuran dan martabat DPR RI sebagai wadah wakil rakyat," jelas juru bicara Gerakan Selamatkan NKRI, Ferdinand Hutahean di ruang rapat MKD, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2015).Mereka juga mendesak MKD dan pihak-pihak yang menangani skandal ini agar transparan dan tanpa memandang jabatan maupun golongan. Hal ini, lanjut Ferdinand agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang benar terkait masalah ini."Memberikan penjelasan kepada masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan, dan tetap berpegang teguh pada azas praduga tak bersalah," ujar Ferdinand.Gerakan ini juga meminta adanya sinergisitas antara MKD dengan institusi penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, dan KPK untuk melalukan tindakan pro-yustisia atas skandal ini agar semuanya dapat terungkap.Dalam gerakan ini terdapat nama-nama sejumlah tokoh antara lain mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, pengacara Eggi Sudjana, serta mantan menteri Fuad Bawazier itu juga meminta Presiden Joko Widodo dan para menterinya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kontrak atau perjanjian internasional."Mendesak pemerintah agar menjadikan skandal ini sebagai momentum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua kontrak atau perjanjian internasional yang menyangkut hajat hidup rakyat Indonesia," pungkas Ferdinand. Dikutip laman okezone.comJunimart yang menerima Gerakan Selamatkan NKRI mengapresiasi pernyataan sikap tersebut. Ia meminta semua pihak untuk mengawal sidang kode etik yang segera diadakan pada pekan depan."Terimakasih telah mendorong MKD, mengawal kami dalam rangka menegakkan kode etik para anggota DPR RI. Kami, tentu semakin bersemangat dengan kedatangan bapak ibu yang kami banggakan," ungkap Junimart.(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Nasional

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Nasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Nasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Nasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU