Matatelinga.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Bogor membahas beberapa topik. Di antaranya presiden menyampaikan evalusi kinerja pada 2015 yang menyisakan beberapa pekan."Saya ingin menyampaikan beberapa hal pada seluruh menteri, pertama tahun 2015 tinggal tiga minggu lagi, kita sudah melangkah setahun, ini akan kita evaluasi," ujar Jokowi dalam sambutannya, Selasa (8/12/2015).Pada 2016, sambung Presiden, sejak Januari harus berlari cepat. "Saya tidak ingin kita semua terjebak pada rutinitas, bussiness as usual, monoton, kita harus bawa tradisi baru, pola baru, cara baru, yang pertama masalah orientasi, semuanya harus berani membalikkan bahwa orientasi kita bukan prosedur, tapi orientasi hasil, prosedur mengikuti," kata Presiden.Dikatakan Jokowi, pemerintah memiliki 42.000 regulasi berupa Perpres, PP, Permen. Karena itu, ia menginginkan ribuan regulasi tersebut bisa dipangkas. "Tahun depan harus hilang, minimal separuh di seluruh kementerian, aturan-aturan ruwet buat kita terbelenggu, tidak fleksibel, tidak bisa melompat," terangnya. Dilansir laman okezone.comBanyaknya peraturan itu, dinilainya menghambat pergerakan pemerintah untuk bisa mempercepat kebijakan. "Hapus yang tidak perlu. Sekali lagi, orientasi kita adalah orientasi hasil, bukan prosedur. Orientasi kita adalah target, jangan dibalik-balik. Menteri fokus bekerja, jangan sibuk jadi komentator," tandasnya(Fit)