Matatelinga.com, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berkesempatan menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta hari ini. Perayaan maulid ini dipadati oleh ribuan jamaah dari Majelis Rasulullah SAW.Pada momentum maulid kali ini, JK berpesan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Hal ini berkaitan dengan hari Maulid Nabi Muhammad yang berdekatan dengan Hari Raya Natal."Selalu saya mengatakan mari kita memegang ajaran kita Islam yang rahmatan lil alamin. Agama bukan menghancurkan tapi membangun. Kita kerjakan dengan akhlak yang baik," kata JK saat memberikan sambutan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (23/12/2015).Nabi dan Rasul sambung JK, ribuan tahun lalu telah menunjukkan perilaku toleransi dengan siapapun, termasuk yang berbeda akidah. JK pun mencontohkan hijrah Nabi Muhammad SAW sewaktu di Madinah. Dilansir laman okezone.com"Beliau melakukan tiga hal, membangun masjid, mempersatukan (kaum) Muhajirin dan Anshar, dan melaksanakan perjanjian Madinah yang menjaga kelestarian masyarakat di situ, Muslim, Nasrani maupun Yahudi. Marilah kita memperingati maulid dengan penuh ketakwaan dan sebagai contoh kehidupan hari ini dan masa depan, bangsa kita, agama kita," beber mantan Ketum Partai Golkar ini.Sementara itu, Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW, Habib Nabil bin Fuad mengatakan, acara peringatan yang digelar oleh pihaknya biasa dilakukan pada malam hari. Namun khusus pada perayaan Maulid Nabi tahun ini, Majelis Rasulullah SAW mengadakan acara pada pagi hari untuk menghormati perayaan Hari Natal yang sudah akan dimulai sejak nanti malam."Jadi, sebetulnya acara kami biasanya malam hari, tetapi karena memang malam hari digunakan oleh umat Kristiani maka kami menghormati, kami adakan pagi. Kenapa? karena kami memberikan kesempatan, mereka Natal, kita Maulid. Jadi biar dua-duanya terpenuhi," ucap Nabil.(Fit)