Matatelinga.com, Penangkapan terduga teroris yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror di Bandung, Minggu 10 Januari 2015, disinyalir berafiliasi dengan kelompok radikal Islamic Syiriah and Iraq State (ISIS).Hal tersebut diutarakan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Menurutnya, polisi masih mendalami motif pelaku melakukan teror di Bandung pada awal 2016."Kalau kaitannya dengan ISIS itu ada. Karena memang itu termasuk kelompok jaringan pengembangan dari Bekasi, rupanya tidak hanya empat, tetapi terus berkembang lagi," kata Badrodin di Rupatama Mabes Polri, Senin (11/1/2016). Seperti dikutip dari laman okezone.comMenurut Badrodin, jaringan dari teroris Bekasi itu terus berkembang, sehingga jajaran kepolisian melakukan penangkapan terhadap terduga teroris di Jakarta dan Bandung."Sehingga kemarin kita lakukan lagi penangkapan tanggal 8 kemudian tanggal 9 kita lakukan dua orang di Jakarta dan di Bandung masih ada dua lagi yang kita lakukan pengejaran. Ini terkait juga dengan pengakuan sementara (dari teroris) mereka terkait juga dengan bom yang ada di Bandung," tandasnya.Sebelumnya, polisi menggeledah rumah di Jalan Mengger Girang Bandung. Rumah itudiduga milik pelaku peledakan bom Bandung berinisial MAS.(Fit)