Matatelinga.com, Aparat kepolisian terjadi baku tembak dalam operasi Tinombala, untuk menangkap jaringan Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) yang diketuai oleh Santoso, Minggu 17 Januari 2016 malam."Semalam ada kontak senjata, tidak ada korban dari kontak itu," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan, Senin (18/1/2016).Sementara itu, kata dia, ada satu orang anak buah Santoso tewas dalam baku tembak pada Jumat lalu berinisial RD. Seperti dikutip dari laman okezone.com"Untuk sementara ini, pria yang tewas dalam baku tembak teridentifikasi berinisial RD," sambungnya.Identifikasi tersebut, kata Anton, baru sebatas berdasarkan pengenalan fisik. Tim identifikasi masih akan menunggu data antemortem dari keluarga untuk memastikan apakah jenazah itu benar-benar RD atau bukan."Supaya lebih pasti lagi, menunggu identifikasi melalui pencocokan data antemortem dengan posmortem," tuturnya.Anton mengatakan, RD terbilang baru di grup Santoso. Sebab, sebelumnya, dia dikenal masih bergabung dengan kelompok radikal di Jawa Tengah. Diduga, RD berangkat ke Poso untuk menambah kekuatan kelompok Santoso di sana.(Fit)