Matatelinga.com, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Nur Kholis mengatakan, pemulangan eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) bukanlah solusi terbaik yang bisa diambil pemerintah saat ini. Sebab mereka hampir bisa dipastikan akan mendapat tindakan-tindakan diskriminatif dan menyebabkan tidak bisa menjalankan hidup seperti biasa. Seperti dikutip dari laman okezone.com"Solusi tidak bisa general, misalnya dengan mengirim kembali pulang ke kampung asal," kata Nur Kholis dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1/2016).Sebelum memulangkan para eks anggota Gafatar, Nur Kholis berpendapat harus ada proses pemeriksaan terhadap mereka kondisi kejiwaan mereka. Ini dilakukan untuk memastikan para eks enggota Gafatar ini memiliki psikis yang sudah cukup kuat untuk kembali ke masyarakat.Nur Kholis mendapatkan informasi bahwa ada eks anggota Gafatar yang sudah menjual aset miliknya. Apabila dikembalikan ke kampung asal, maka akan muncul persoalan ekonomi."Ketika kembali lanjutin ekonomi gimana? Apa negara mampu mengatasi? Saya tidak yakin,” imbuhnya.Menurutnya, jika negara tak memiliki solusi yang menyeluruh untuk memulihkan kehidupan mereka, maka sebaiknya pemulangan tak diambil sebagai langkah solusi.“Paling negara mampu tempatkan di asrama untuk sementara. Setelah itu pasti terlunta-lunta. Kalau kondisi seperti itu, solusi bukan pengembalian," pungkasnya.(Fit)