Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Para Remaja Banyak Salahi Arti Dari Hari Kasih Sayang !!!
Valentine

Para Remaja Banyak Salahi Arti Dari Hari Kasih Sayang !!!

Admin - Senin, 15 Februari 2016 10:26 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Valentine atau hari kasih sayang kerap dilakukan remaja untuk hura-hura bahkan hingga melakukan pesta seks. Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait menyayangkan, sikap remaja yang salah persepsi dalam memaknai hari kasih sayang tersebut."Ini kan salah mengartikan valentine, itu kan hari kasih sayang, bukan kebebasan kasih sayang. Seharusnya saling menghormati, saling curi perhatian, saling membangun kepercayaan, bukan justru dipahami sebagai seks bebas. Itu salah memberi arti, salah diterjemahkan," beber AristIa juga menyayangkan sikap remaja yang justru melampiaskan libido mereka di hari penuh kasih sayang itu. Saat disinggung, apakah mereka terpengaruh budaya barat, Arist membantah hal tersebut. Menurutnya, perayaan Valentine yang dilakukan negara di Eropa sana lebih kepada berbagi bunga ataupun coklat di pinggir jalan. Seperti dilansir dari laman okezone.com"Bukan budaya barat, yang lebih liberal justru Asia termasuk Indonesia. Liat saja remaja berkerudung saja kadang suka cium-ciuman di pinggir jalan. Di sini perayaan Valentine kita pergi ke kafe, joget-joget, kenapa enggak bagi bunga?," sindir Arist.Saat disinggung, perlukah pemerintah turun tangan dengan menerbitkan undang-undang. Arist mengaku, tidak setuju. Baginya, undang-undang tidak akan menyelesaikan perkara itu."Saya kira enggak perlu ada aturan, ini kan sama saja seperti pemerintah mengatur orang punya keyakinan. Nanti kalau ada aturan apa sih negara ini semua diatur, urusan di tempat tidur saja diatur jadi tidak ada kebebasan lagi. Kalau orang tidak punya nilai moral, nilai agama semua akan hancur," jelasnya.Menurutnya, keluarga lah yang perlu berperan memberikan penjelasan kepada anak tentang makna Valentine seperti apa."Itu mesti dibangun dari rumah, kasih sayang itu apa sih? Keluarga harus menanamkan nilai. Bagaiman fungsi keluarga menyayangi tentang nilai jadi nggak perlu ada larangan ini itu. Anak-anak kehilangan orientasi karena kehilangan pemahaman," tutupnya.(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Remaja Hendak Tawuran Gunakan "Corbek" Diamankan Polisi Binjai

Nasional

Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja

Nasional

Wali Kota Medan Ajak Generasi Muda Jadikan Masjid Sebagai Benteng Menghalau Bahaya Gadget & Narkoba

Nasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Nasional

Amangoi.., 2 Remaja Jadi Maling Motor

Nasional

Tiga Remaja Begal CBR Diringkus Polsek Perdagangan