Matatelinga.com, Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai, revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan ujian berat bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Seperti dilansir dari laman okezone.comPasalnya, komitmen pemberantasan korupsi di era Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla tengah dinanti oleh seluruh masyarakat di Indonesia."Komitmen Pemerintahan Jokowi terhadap pemberantasan korupsi sangat ditentukan oleh pengesahan RUU ini. Semoga Jokowi mendapatkan petunjuk yang tepat. Jokowi harus tegas terhadap komitmen anti-korupsinya," kata HendriMenurut Hendri, Presiden Jokowi harus mengeluarkan catatan keras terhadap rencana perubahan UU lembaga antirasuah. Sehingga, mantan Wali Kota Solo itu diimbau untuk melakukan negosisasi kepada DPR guna menolak rencana perubahan UU tersebut."Mudah-mudahan pemerintah mengeluarkan catatan keras dan bisa melakukan lobi untuk menolak RUU, kan banyak yang menolak," imbaunya.Menurut Hendri, saat ini telah terjadi tarik menarik kepentingan politik terhadap pemberantasan korupsi di lembaga antirasuah.Ia berharap dan mendoakan Presiden Jokowi agar dapat mengambil keputusan yang tepat terhadap wacana perubahan aturan di KPK."Ada tarik menarik kepentingan yang tinggi sekali untuk perubahan UU KPK. Mudah mudahan Jokowi mampu lulus ujian ini, mari kita doakan," tutupnya.(Fit)