Matatelinga.com, Suasana duka menyelimuti kediaman mertua Sertu Bagus Rizka Perdana di Desa Cijujung, RT 02 RW 05, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor yang menjadi salah satu korban jatuhnya helikopter TNI AD di Poso, Minggu 20 Maret 2016.Dari pantauan, Senin (21/3/2016) sejumlah keluarga serta kerabat dan tetangga korban masih tampak terus berdatangan ke rumah duka sekira pukul 12:00 WIB.Tenda berwarna coklat dan karangan bunga ucapan bela sungkawa juga sudah terpasang di halaman rumah duka.Mertua korban Miarti (56) mengatakan, pihak keluarga mengaku mendapatkan kabar bahwa menantunya menjadi salah satu korban jatuhnya helikopter melalui siaran televisi (TV) pada Minggu malam. Seperti dilansir dari laman okezone.com"Kita baru tahu kabar menantu saya jadi korban pas lihat TV semalam. Terus enggak lama baru ada telepon dari komandan menantu saya yang memberi kabar Bagus menjadi korban heli jatuh," katanya.Keluarga korban mengaku sudah menerima dengan ikhlas musibah yang menimpa menantunya tersebutb dan berharap agar jenazahnya bisa cepat dibawa ke rumah duka."Kita sudah ikhlas, ya semuanya ini musibah. Ya kalo saya sebagai keluaraga mertua maunya dibawa kesini dulu jenazahnya tapi ya terserah gimana komandannya saja," ungkapnya.Saat ini, beberapa anggota keluarga serta istri korban Novia Nurwidati (26) sudah berangkat menjemput jenazah Sertu Bagus di Pondok Cabe sejak pukul 8:30 WIB tadi."Iya tadi perwakilan keluaraga sudah berangkat ke Pondok Cabe sama istrinya juga tadi pagi. Saya enggak ikut jagain cucu saya aja," katanya.Sertu Bagus Rizka Perdana meninggalkan seorang putra pertamanya Nouval Raihan Perdana yang masih berusia 5 bulan dan istri bernama Novia Nurwidati.(Fit)