Matatelinga.com, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigadir Jenderal Mohamad Sabrar Fadhilah membantah bahwa jatuhnya helikopter TNI jenis BELL 412 di Poso, Sulawesi Tengah akibat ditembak."Oh enggak, bukan penembakan itu. Dipastikan tidak. Sementara ini seperti yang disampaikan Kapuspen, itu yang menjadi pedoman," ujar Fadhilah di Media Center Dispenad, Jalan Abdul Rahman Saleh I, Jakarta Pusat, Kamis (24/3/2016).Namun, Fadhilah mengatakan bahwa hingga saat ini proses investigasi masih terus dilakukan terkait dengan jatuhnya helikopter tersebut.Sebelumnya juga dikabarkan, kalau helikopter tersebut jatuh akibat tersambar petir. Karena itu, banyak pihak yang mempertanyakan dengan kemampuan helikopter tersebut yang seharusnya memiliki penangkal petir. Seperti dilansir dari laman okezone.com"Tentu itu sudah ada dalam spesifikasi standar yang ada. Saya kira kalau yang berkaitan terjadi di sana saya belum bisa berikan statement apa pun, sementara gunakan penjelasan dari kapuspen," jelasnya.Sebelumnya, Fadhilah mengatakan, kalau dalam waktu dekat ini pihaknya akan memberikan keterangan lanjutan terhadap kasus tersebut dengan berkoordinasi dengan Markas Besar (Mabes) TNI."Mohon sabar saja, tapi saya yakin dalam waktu dekat, kami akan keluarkan statement itu. Tentu kami akan berkoordinasi dengan Mabes TNI," sebut Fadhilah.(Fit)