Matatelinga.com, Setelah teridentifikasi dua jenazah atas nama Agung Nugraha (30) dan Heru Bilian Toro (26), pihak Rumah Tahanan (Rutan) Malabero langsung menyerahkan ke anggota keluarga di halaman Polres Kota Bengkulu, Senin (28/3/2016) pagi. Penyerahan jenazah itu sempat disambut isak tangis anggota keluarga korban yang sudah tiba sejak pagi.Kepala Rutan Malabero Kota Bengkulu, Siti Mariam, mengatakan pihaknya memberikan biaya santunan kepada anggota keluarga korban. Selain itu, ia mengungkapkan, pihaknya bertanggung jawab atas biaya penguburan.'Kita memberikan santuan kepada anggota keluarga korban. Ini salah satu bentuk perhatian kita,' kata Mariam, Senin (28/3/2016).Pihak rutan secara langsung menyerahkan korban kepada anggota keluarga. Pihak keluarga sebelumnya sudah menandatangani berita acara penyerahan.Untuk korban atas nama Heru, setelah diserahkan langsung dibawa ke Kabupaten Bengkulu Selatan untuk disemayamkan di TPU setempat.Sementara korban atas nama Agung langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Kebun Ros Kota Bengkulu untuk disemayamkan di TPU Kelurahan Penurunan Kota Bengkulu.Untuk diketahui, teridentifikasinya dua jenazah itu setelah adanya kecocokan ciri-ciri fisik yang diberikan pihak keluarga, seperti struktur gigi, tulang, kuku, dan pakaian yang dikenakan korban.Korban atas nama Agung teridentifikasi setelah pihak keluarga mengenali secara fisik postur tubuh dan ciri-ciri yang ada pada Agung, seperti tulang bahu sebelah kanan yang patah.Seperti dilansir dari laman okezone.comKorban tewas lainnya atas nama Heru Bilian Toro teridentifikasi dari celana dan adanya ciri fisik gigi geraham atas.Sementara itu, dua jenazah lainnya belum teridentifikasi, yakni Medi Satria dan Hendra Nopiandi pencurian. Identifikasi keduanya masih menunggu hasil DNS Mabes Polri. Sebelumnya, tim forensik dan DNA Mabes Polri telah berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban tewas di rutan Malabero, Kota Bengkulu atas nama Agus Purwanto pada Sabtu 26 Maret 2016.Sebagaimana diketahui, lima korban tahanan dari kamar nomor 07 blok narkoba tewas setelah tidak bisa keluar dari kamar yang terkunci dari luar.Kelima korban tewas itu adalah Medi Satria yang terlibat kasus narkoba, Agung Nugraha terlibat kasus narkoba, Heru Bilian Toro terlibat penggelapan mobil, Agus Purwanto terlibat kasus pelecehan, dan Hendra Nopiandi pencurian.(Fit)