Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ketum Dharma Pertiwi Buka Ceramah Agama dan Kesehatan

Ketum Dharma Pertiwi Buka Ceramah Agama dan Kesehatan

Admin - Kamis, 31 Maret 2016 23:19 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com,  Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nenny Gatot Nurmantyo didampingi KetumJalasenastri Ny. Endah Ade Supandi, Ketum Pia Ardya Garini Ny. Bryantira AgusSupriatna dan Wakil Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Rini Erwin Syafitrimembuka Ceramah Agama dan Kesehatan yang merupakan rangkaian kegiatan dalamrangka Hari Ulang Tahun Dharma Pertiwi ke-52 tahun 2016, di Aula Gatot Subroto,Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (31/3/2016).

 

Dalam sambutannyaKetum Dharma Pertiwi Ny. Nenny Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa kesehatan sangat penting dan menjadi harapansetiap manusia, setiap orang pasti mengharapkan untuk selalu hidup sehat,sehingga bisa melaksanakan aktifitas sehari-hari dengan baik, namun kita seringbaru sadar akan pentingnya kesehatan setelah menderita sakit, pada waktu sakitkita menjadi tidak produktif, tidak dapat bekerja dan tidak dapat melakukankegiatan seperti biasanya bahkan menjadi beban dan merepotkan orang lain.Sebaliknya apabila sehat, kita dapat berkarya, berkreasi dan melakukan hal-halyang produktif.

 

“Saya mengajakmarilah kita pelihara kesehatan dan kita tingkatkan kualitasnya melalui upayapencegahan sedini mungkin  terhadap berbagai kemungkinan penyakit dangangguan kesehatan serta biasakan perilaku hidup sehat dalam lingkungan yangsehat yang merupakan tanggung jawab kita bersama,” ucap Ny. Nenny GatotNurmantyo.

 

Sementara itu,dalam kesempatan berikutnya Ibu Hj. Diah Karim, S.E, M.Si. selaku pembericeramah agama yang mengambil tema tentang “Peran orang tua dalam menghadapiproblematika kehidupan keluaga dan sosial masyarakat” menyampaikan bahwa Stressadalah suatu keadaan yang menekan ataumenghimpit perasaan, sehingga menekan jiwa, akibat dari stress pada anak antaralain, stress bisa mengubah dan merenggut keindahan masa kecil anak, ikutmempengaruhi kemampuan dan keberhasilannya dalam bersosialisasi denganteman-temannya dan lingkungannya, menurunkan daya prestasinya (di sekolah),kesulitan dalam mengembangkan bakat dan minatnya sebagai salah satu faktorpenting dalam proses perkembangannya dan kepribadiannya.

 

“Sementara upayauntuk mengatasi stress pada anak dapat dilakukan dengan cara : bantu anak menemukan cara yang menyenangkan untukrileks, jika ada hal mengecewakan terjadi dalam kehidupan ingatlah bahwa,kebutuhan dasar anak untuk dicinta, rasa aman, batasan, pengasuhan, keperdulianserta  kehadiran & kasih sayang tidak akan berubah, jujurlah dalammelihat stress yang disebabkan oleh masalah keluarga, sehingga fungsikeluarga yang ditingkatkan, ajarkan anak realistis dengan berpedoman padaAl-Qur’an/kitab suci dan jadilah model yang baik bagi anak,” kata Ibu Hj. DiahKarim.

 

Selanjutnya Dr.Wibisono SpOT, FICS, AAOS sebagai narasumber pengetahuan kesehatan tentang“Osteoporosis dan Gizi” mengatakan bahwa Osteoporosisadalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yangrendah dan penurunan kualitas jaringan tulang yang pada akhirnya dapatmenimbulkan kerapuhan tulang dan meningkatkan resiko patah tulang padapenderitanya. Osteoporosis menyebabkan tulang keropos, rapuh sehingga mudahpatah hanya diakibatkan kecelakaan ringan, seperti terpeleset ataupun benturan,bahkan batuk dapat menyebabkan patah (ruas tulang belakang).

 

“Pengobatan tidak dapat mengembalikan kepadatan massatulang seperti keadaan semula, tetapi hanya untuk memperlambat prosespengeroposan yang sudah terjadi.bahwa osteoporosis dapat deketahui sejak dinidan dicegah dengan tujuan mengurangi resiko patah tulang bagi penderitanyadengan pemeriksaan dini dan konsumsi makanan serta gizi vitamin yang cukup,”pungkas Dr. Wibisono.

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait