Matatelinga.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal kembali merombak kabinetnya. Hal itu disebabkan kurang optimalnya kinerja para pembantu kepresidenan hingga dianggap merusak tatanan pemerintahan. Seperti dilansir dari laman okezone.comHingga akhirnya beredar nama menteri yang bakal di-reshuffle Presiden, pada 8 April 2016. Berikut nama-nama yang beredar di kalangan media:Menteri Sekretaris Negara: PratiknoKepala Bappenas: DR. Yanuar NugrohoMenko Bidang Kemaritiman: Susi PujiastutiMenteri Perhubungan: Budi Karya SumadiMenteri Kelautan dan Perikanan: Arief SatriaMenteri Pariwisata: Arief YahyaMenteri ESDM: Pramono AnungMenko Polhukam: Jenderal TNI (purn) Luhut B PanjaitanMenteri Dalam Negeri: Tjahjo KumoloMenteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari MarsudiMenteri Pertahanan: Jaleswari PramodhawardaniMenteri Hukum dan HAM: Saldi IsraMenteri Kominfo: Niken WidiastutiMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Anies BaswedanMenko Bidang Perekonomian: DR. Darmin NasutionMenteri Keuangan: Prof Dr MardiasmoMenteri BUMN: Dwi SoetjiptoMenteri Koperasi dan UMKM: Ario BimoMenteri Perindustrian & Perdagangan: Soetrisno BachirMenteri Pertanian: Amran Sulaiman.Menteri Pangan/Bulog/Kepala Badan Perencanaan dan Pengendalian Pangan Nasional: Sukardi RinakitMenteri Ketenaga kerjaan: Teten MasdukiMenteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki HadimulyonoMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Abu BakarMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Johan BudiMenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Dien SyamsudinMenteri Agama: Lukman Hakim SaifuddinMenteri Kesehatan: Nila F. MoeloekMenteri Sosial: Khofifah Indar ParawansaMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana YembiseMenteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar & Menengah: Muhajir EfendiMenteri Ristek dan Pendidikan Tinggi: Dwikorita KarnawatiMenteri Pemuda dan Olahraga: Erick ThohirMenteri Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Prof. Erani YustikaKepala Staf Kantor Kepresidenan: Rini SoemarnoSeskab: Ari DwipayanaKetika Okezone mengonfirmasi beredarnya nama-nama menteri tersebut, Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi membantah informasi tersebut. Kata Johan, informasi yang beredar itu tidak benar.“Hoax itu mah, tidak benar,” kata Johan lewat pesan singkatnya, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2016). (Fit)