Matatelinga.com, Pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang menyebut kelompok Abu Sayyaf saat ini sedang kelaparan dan kesulitan ekonomi dikritik oleh Komisi I DPR.Wakil Ketua Komisi I Meutya Hafidz mengkritik pernyataan Ryamizard. Menurutnya selain tidak perlu, pernyataan itu juga tidak solutif dan bisa memancing emosi para penyandera."Saya rasa semua harus menahan ucapan-ucapan yang dapat kontraproduktif, terutama menjelang deadline waktu yang diberikan penyandera," kata Meutya saat dihubungi, di Jakarta, Jumat (8/4/2016).Dia mengingatkan agar Ryamizard tak memberikan informasi yang semakin memperburuk situasi ke publik. Harusnya yang dilakukan adalah memberikan perkembangan terbaru."Jika perlu memberi informasi kepada wartawan, berikan jika memang ada perkembangan terbaru, jika belum ada ya tidak perlu buat pernyataan, khawatir dapat kontraproduktif," tuntasnya. Dilansir dari laman okezone.comSebelumnya Ryamizard menyatakan bahwa Abu Sayyaf sedang kesulitan ekonomi. "Ada kelompok yang kering dan kurang makan. Itu masalah perut," kata Ryamizard kemarin.(Fit)