Matatelinga.com, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menilai polemik tebusan atau tidak dalam pembebasan 10 warga Indonesia dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf sangat tak bermanfaat. Persoalan yang lebih penting ialah WNI itu selamat dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga mereka."Menurut saya yang paling penting kan output-nya ,hasilnya yaitu 10 orang Indonesia bisa selamat, sehingga mereka bisa kembali ke keluarga masing-masing. Jadi, saya kira polemik tebus-menebus ini itu polemik yang tidak bermanfaat," ujar Fadli di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/5/2016). Seperti dilansir dari laman okezone.comSelain itu, politikus Partai Gerindra itu menilai, adanya kelompok yang mengklaim berjasa dalam pembebasan sandera lantaran ingin mendapatkan poin. Alhasil, hal tersebut nantinya bisa digunakan sebagai alat kampanye."Ini kan hanya karena ada persoalan ada yang mau mengklaim untuk mendapatkan poin sehingga seolah-olah berjasa dan mendapatkan poin, mungkin ini bisa jadi alat kampanye, ini saya tidak tahu," imbuhnya.Meski demikian, Fadli enggan mempersoalkan adanya polemik tersebut. Sebab itu, ia mengajak publik untuk lebih melihat bahwa faktanya 10 WNI telah selamat."Saya kira itu sah-sah saja. Tapi sebaiknya kita lihat hasilnya, hasilnya adalah 10 orang ini bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dengan selamat," tukasnya.(Fit)