Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Diajak Jalan Jalan, diminumkan Miras, Gadis digiliri

Diajak Jalan Jalan, diminumkan Miras, Gadis digiliri

Admin - Rabu, 18 Mei 2016 23:41 WIB
google
Matatelinga.com,  Bagi para orangtua agar hati-hati mengizinkan anak perempuan jalan malam dengan teman lelakinya, karena bisa berakibat fatal. Seperti yang dialami Gadis ,20, nama disamarkan, yang kesuciannya dicabik-cabik oleh lima lelaki.

Tidak terima dengan pemerkosaan yang dialami anaknya, RM ,40, ibu korban bersama Gadis melapor ke Mapolresta Palembang, Rabu (18/5/2016).

Keterangan korban, kejadian berawal saat Bobby (terlapor) datang ke rumahnya menjemput korban dan hendak jalan ke Kambang Iwak, pada Minggu 15 Mei 2016 sekira pukul 19.00 WIB.

"Di Kambang Iwak kami ngobrol hingga larut malam. Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB, Boby mengajak saya ke tempat temannya di kawasan Jalan Embacang, Lorong Terusan RT 35 RW 12, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang," katanya.

Ternyata di sana sudah ada empat teman Boby, yakni Vicky, Ari dan dua lelaki lagi yang tidak dikenal korban yang sedang pesta minuman keras. "Awalnya hanya ngobrol, tiba-tiba saya dipaksa minum miras oleh Ari, sampai mabuk tak sadarkan diri," katanya.

Di saat korban dalam keadaan mabuk, Booby bersama empat temannya yang lain memperkosa korban secara bergantian. Korban yang setengah sadar mengetahui kalau dirinya ditiduri oleh pelaku, namun badannya terasa berat, bahkan untuk teriak saja sulit akibat pengaruh alkohol.

Selain memperkosa korban, pelaku juga mengambil ponsel dan uang Rp100 ribu miliknya korban. Setelah itu korban di buang ke semak-semak dalam keadaan baju dan celana sudah dipakaikan lagi. "Saya baru sadar keesokan harinya, ditemukan warga sekitar di semak-semak. Celana sudah berantakan dan saat mau buang air kecil, terasa perih," keluhnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. "Sekarang anggota Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang telah melakukan penyelidikan," katanya.

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait