Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Panglima TNI : FKPPI Adalah Darah Daging TNI dan Polri

Panglima TNI : FKPPI Adalah Darah Daging TNI dan Polri

Admin - Rabu, 25 Mei 2016 17:31 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com,  Generasi MudaFKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia)  adalahdarah daging TNI dan Polri, maka jadilah generasi pejuang untuk mewujudkanIndonesia sebagai bangsa pemenang. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNIGatot Nurmantyo kepada 202 orang peserta Penataran Kader OrganisasiTingkat Purna (Takorna) Nasional Angkatan XIV tahun 2016 di KomandoPengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) Bumi Moro,Surabaya, Selasa (24/5/2016).

 

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo jugamenyampaikan, bahwa Panglima TNI adalah salah satu arsitek yang merintispenggabungan antara Keluarga Besar FKPPI dengan Generasi Muda  FKPPIdi Magelang. “FKPPI adalah rumah kita bersama, jadi harus independen”, samahalnya seperti bangsa Indonesia bisa besar, karena Bhinneka Tunggal Ika. “Hanya anak-anak TNI dan Polri saja yang berhak menjadi anggota FKPPI, karenamereka adalah darah daging saya,” ucapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNImenegaskan didepan para generasi muda FKPPI bahwasanya saat ini dan kedepanancaman bangsa Indonesia sudah nyata memasuki sendi-sendi kehidupan berbangsa, bernegara dan berkeluarga.

 

“Ancaman tersebut masuk melalui Proxy War, salah satu sasarannyaadalah  penghancuran generasi muda bangsa Indonesia  (lost generation),wujud nyatanya seperti maraknya penyalah gunaan narkoba, tawuran antarmahasiswa dan pornografi,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

 

Menurut Panglima TNI Jenderal TNI GatotNurmantyo, bangsa Indonesia bisa keluar dari permasalahan tersebut, solusinyaadalah Indonesia harus menjadi bangsa pemenang. Caranya, kita harus menjadinegara agraris, negara maritim sekaligus menjadi negara industri.

 

Sejalan dengan program Presiden Jokowi, bahwa kita harus Swasembada Pangan dan Poros Maritim Dunia. “Tidakboleh bahan baku langsung keluar, namun harus diolah menghasilkan barang jadiatau setengah jadi, bila ini dilakukan  saya yakin bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang,” ujarnya.

 

Panglima TNI juga menuturkan bahwa,perang kedepan latar belakangnya ekonomi yaitu rebutan  pangan, air danenergi. Untuk memenangkan dalam peperangan ekonomi, hal yang harus diperhatikanadalah keberanian dengan dilandasi kebanggaan, identitas dan kepentingannasional, idiologi Pancasila harus bekerja dalam setiap sisi kehidupan terutamaekonomi, politik dan hukum. Kalau ini bisa kita lakukan maka kedaulatan ekonomiyakin terwujud, disinilah FKPPI dituntut berperan.

 

Hadir dalam acara tersebut antara lain,Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, S.H.,M.A.P., para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman danKabais TNI Mayjen TNI Yayat Sudrajat.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait