Matatelinga.com, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andi Eka Satya memprediksi Lebaran 2016 akan terjadi hujan dengan curah yang tinggi yang bertpotensi banjir."Lebaran nanti curah hujan akan tinggi yang harus kita waspadai adalah banjir," katanya di Kementrian Perhubungan, Jumat (3/6/2016).Hal ini, lanjut dia tidak terlepas dengan fenomena La Nina di Indonesia yang diprediksi BMKG muncul pada Juli, Agustus, dan September (JAS) 2016 dengan intensitas lemah dan sedang. Dilansir dari laman okezone.comSelain fenomena La Nina, terdapat pula fenomena lain yang perlu diperhatikan, yaitu Dipole Mode Negatif atau kondisi suhu laut di bagian barat Sumatera lebih hangat dari suhu muka laut di pantai timur Afrika.Hal ini mengakibatkan pasokan uap air bertambah dan menyebabkan bertambahnya curah hujan untuk wilayah Indonesia bagian barat."Indeks Dipole Mode diprediksi menguat Juli hingga September 2016 yang memicu bertambahnya potensi curah hujan di wilayah Barat Sumatera dan Jawa," katanya.Adapun wilayah-wilayah yang yang diprediksi mengalami curah hujan di atas normal pada periode JAS, yakni Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat bagian barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa bagian barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua."Perlu diwaspadai terjadinya fenomena La Nina bersamaan dengan Indeks Dipole Mode Negatof berdampak pada meningkatnya curah hujan. Hal ino memungkinkan beberapa daerah tersebut mengalami hujan di atas normal pada musim kemarau (kemarau-basah). Jadi perlu diwaspadai potensi banjir," tukasnya.(Fit)