Matatelinga.com, Ayah kandung Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin mengatakan, Polda Metro Jaya telah bekerja secara profesional dalam menangani kasus kematian anaknya yang diduga diracun sianida oleh terdakwa Jessica Kumala Wongso."Polisi sudah bekerja sangat profesional, dari awal itu. Cuma, kita memang belum kita keluarkan itu tuh, si senjata ampuh. Begitu dikeluarkan langsung kan P21," kata Dermawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2016).Darmawan memastikan senjata itu berupa rekaman CCTV terdakwa Jessica yang diduga menabur sianida di es kopi Vietnam yang dipesannya untuk Mirna."Ya, disitu kelihatan bahwa Jessica bagaimana ngeracun. Nanti, kalian juga lihat baru nanti terbelalak, begitulah kira-kira," terangnya.Darmawan enggan mengomentari terkait eksepsi yang diajukan tim kuasa hukum Jessica di pengadilan. Bagi dia, rekaman CCTV akan mengungkap semua mata rantai yang terputus dalam kasus kematian anaknya. Dilansir dari laman okezone.com"Percuma kita panjang lebar. Kita cuma perlu ngomong bagaimana meracuni saja. Itu yang penting, nanti kita buktikan. Itu nanti ada ahli ITE katanya dari kejaksaan, kalau perlu nanti pakai TV yang baguslah, biar dilihat sama masyarakat dan khalayak ramai," tuturnya.Ia menambahkan, para pelaku pembunuhan dengan cara meracun korbannya, tercatat tidak pernah diakui oleh para pelakunya."Ini kan pembunuhan, ngeracun orang, seribu orang, seribu kasus satupun enggak ada yang ngaku. Nah ini juga terjadi sama Jessica," tandasnya.(Fit)