Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Wow, Biaya Pilkada Aceh Menghabiskan biaya Rp688,8 miliar

Wow, Biaya Pilkada Aceh Menghabiskan biaya Rp688,8 miliar

Admin - Minggu, 24 Juli 2016 14:30 WIB
google
Matatelinga.com,  Total biaya penyelenggaraan pilkada serentak Pemilihan Gubernur dan 20 Bupati/Walikota se-Aceh mencapai Rp688,8 miliar. Lembaga Kajian Institute for Development of Acehnese Society (IDeAS) baru-baru ini melakukan kajian dan analisa terhadap total kebutuhan anggaran yang dihabiskan untuk penyelenggaraan Pilkada Aceh 2017 mendatang. Lembaga itu menilai besarnya anggaran tersebut hanya untuk pihak penyelenggara saja, yaitu KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota. Anggaran itu belum termasuk untuk Panitia Pengawas (Panwas) serta biaya pengamanan Pilkada.Direktur Bidang Kajian Strategis IDeAS, M. Kemal Aulia menuturkan, amatan IDeAS itu dilakukan terhadap publikasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Aceh dan 20 Kabupaten/Kota dari berbagai media. Termasuk tiga kabupaten/kota yang dananya dialokasikan dari KIP Aceh untuk melakukan pemilihan gubernur dan wakil gubernur saja, yaitu Pidie Jaya, Aceh Selatan, dan Subulussalam.“Data semua NPHD yang kami input dari berbagai berita media menunjukkan KIP Kabupaten Aceh Utara sebagai pengguna jumlah anggaran tertinggi, yaitu mencapai Rp66,841 miliar. Sedangkan terendah yaitu KIP Kota Sabang dengan jumlah Rp. 7,184 miliar,” jelasnya seperti dilansir Okezone.Sementara itu, Direktur IDeAS, Munzami menyatakan, selain ikut mengawasi agar pilkada berjalan lancar, aman, dan damai, seluruh stakeholder masyarakat Aceh juga perlu ikut mengawasi penggunaan anggaran publik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh/Kabupaten (APBA/APBK) tersebut.“Bukan tidak mungkin dalam pelaksanaan penggunaan anggaran tersebut rawan terhadap korupsi atau terjadi mark-up anggaran,” pungkasnya.Pihaknya berharap semua elemen masyarakat Aceh bersinergis mengawasi pengelolaan dana pilkada yang begitu besar tersebut agar tidak disalahgunakan oleh para pemangku kepentingan. Sehingga dana yang berlimpah itu dapat dipergunakan seefisien mungkin untuk suksesnya penyelenggaran Pilkada serentak Februari 2017 mendatang.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien

Nasional

Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur

Nasional

Bupati Soekirman Ajak Peserta Tingkatkan Keterampilan Untuk Menambah Penghasilan Keluarga

Nasional

Bupati Soekirman Himbau ASN Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Nasional

Lima Tersangka Korupsi Proyek Solar Cell Dilimpahkan

Nasional

Pengunjung dan Pasien RS Royal Prima Berhamburan Keluar