Matatelinga.com, Selain membunuh, dua tersangka kasus pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa, Sara Connor dan David James Taylor juga mencuri dompet anggota Polantas Polsek Kuta itu. Setelah dicuri, dompet tersebut mereka buang untuk menghilangkan barang bukti. Agus, penemu dompet korban menuturkan bahwa dia menemukan dompet tersebut di Jalan Mamo Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, tepatnya di pos kamling samping Angle Mart.
Saat ditemukan, dompet tersebut dalam keadaan sudah dirobek-robek dan identitas Aipda Wayan Sudarsa sudah digunting. "Pada saat itu terdapat beberapa sopir dan guide melihat tas keresek bewarna putih yang di dalamnya dibungkus lagi dengan tas keresek warna merah dan diletakkan di bawah pos kamling," kata Agus kepada wartawan di Uluwatu, Rabu (24/8/2016). Karena merasa aneh, keresek tersebut pun dibuka oleh beberapa orang dan ternyata berisi robekan-robekan kertas tanda pengenal. Dilansir dari lman okezone.com
Saksi yang ikut membuka dompet itu mengenal beberapa foto yang terdapat di dalamnya, yang kemudian dikaitkan dengan kejadian polisi yang terbunuh di Pantai Kuta beberapa waktu yang lalu. "Dan ternyata memang benar bahwa barang dan kartu identitas tersebut adalah milik almarhum Aipda I Wayan Sudarsa. Kemudian saya menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Pecatu dan salah seorang temannya yang bertugas di Intel Polda Bali," ujarnya. Dari tangan Agus, polisi mengamankan sejumlah barang bukti baru, yaitu dompet warna coklat tua, KTP, STNK, KTA Polri, NPWP, SIM A dan SIM C, Kartu Senpi, Pangkat Aipda, serta cashing HP warna hitam.
(Fit)