Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
63 Orang Terserang Infeksi Pernafasan, Akibat Kabut Asap Riau

63 Orang Terserang Infeksi Pernafasan, Akibat Kabut Asap Riau

Admin - Minggu, 28 Agustus 2016 14:22 WIB
Google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Jumlah warga sakit akibat polusi asap kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, meningkat, kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Pusat Penanggulangan Krisis Diskes Riau Jon Kenedy. Dalam laporan yang diterima Dinas Kesehatan Riau pada 27 Agustus 2016, tercatat dalam sehari ada 69 orang warga Bengkalis yang sakit akibat polusi asap di daerah itu, dari sebelumnya nihil, katanya di Pekanbaru, Minggu, (28/8/2016).Jumlah tersebut antara lain sebanyak 63 orang terkena infeksi saluran pernafasan akut, empat orang terkena iritasi kulit, dan masing-masing satu orang terkena asma dan iritasi mata. "Asap di Bengkalis cukup parah sehingga warga banyak yang mulai sakit," katanya. Ia mengatakan Dinas Kesehatan Provinsi Riau berupaya untuk membantu instansi kesehatan setempat yang terkena dampak polusi asap kebakaran lahan dan hutan di Riau. Minggu, (28/8/2016).Untuk di Bengkalis, pihaknya sudah mengirimkan 10 ribu masker medis yang bisa dibagikan kepada masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan. "Puskesmas diminta untuk siaga," ujarnya. Ia mengatakan dinas kesehatan juga terus melakukan penyuluhan akan bahaya kebakaran lahan dan polusi asap kepada masyarakat dengan menggunakan mobil ambulans. "Mobil ambulans berkeliling untuk mengedukasi masyarakat supaya mengurangi kegiatan di luar ruangan ketika asap pekat," ujarnya.Berdasarkan data Satgas Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan Riau, kualitas udara di Bengkalis seperti daerah Duri kondisinya sudah tidak sehat akibat polusi asap. Bahkan, di Kota Dumai kualitas udara sudah dalam taraf berbahaya karena Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai angka 369. Sementara itu, Komandan Satgas Siaga Darurat Karlahut Riau Brigjen TNI Nurendi mengatakan terjadi pergeseran pola pembakaran lahan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab.Titik api cenderung makin banyak pada sore hingga malam hari terutama pada hari libur yakni pada Sabtu dan Minggu. "Kita memang memerlukan peningkatan operasi penindakan karena upaya pencegahan sudah kita lakukan, sampai ada satu anggota kita yang jadi korban jiwa tapi ada saja masyarakat yang tetap membakar," kata Nurendi. Ia mengatakan kini kebakaran terus terjadi daerah pesisir Utara Riau seperti Rokan Hilir, Kota Dumai, Bengkalis, Siak. Selain itu, kebakaran juga terjadi di Kabupaten Kampar, Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru di bagian Selatan Riau. (Fit/Okz)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

CDC Memperingatkan Dokter Mewaspadai Infeksi Bakteri Serius dan Langka

Nasional

Cegah Infeksi Menular Seksual & HIV/AIDS, Puskesmas Padang Bulan Luncurkan Genit Manis

Nasional

PIN Polio Dimulai dari Pidie, 1000 Pesilat dapat Tetesan Vaksin, Targetkan 90.904 Anak

Nasional

Terinfeksi Covid-19 Dapat Berdampak Fatal Apabila Kurang Vitamin D, Begini Penelitiannya

Nasional

Bisa Kurangi Risiko Fatal Infeksi Saat Lahiran, ini Penjelasan Dokter

Nasional

Hingga Pertengahan Februari 2022 Warga Asahan Terinfeksi Covid 19 Sebanyak 10 Kasus