Matatelinga.com - Presiden Joko Widodo sedang berupaya membangun kembali citranya pascademo 4 November 2016 yang dilakukan sejumlah ormas Islam, penilaian Pengamat komunikasi politik, Hendri Satrio.Upaya Jokowi itu terlihat saat silaturahmi ke kantor ormas Islam dengan basis massa besar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.Menurut Hendri, Jokowi ingin citranya di mata umat Islam Indonesia tak terus-terusan dicemooh lantaran tak menemui massa demonstran pada 4 November 2016."Jokowi ingin mengembalikan citranya yang pascademo 4 November dicitrakan berseberangan dengan umat Islam karena tidak mau menemui perwakilan ulama dan dicitrakan melindungi Ahok. Safari ini memang harus dia lakukan," ujar Hendri, seperti dilansir Okezone Rabu (9/11/2016).Hendri melanjutkan, citra dekat dengan muslim ini harus segera kembali didapatkan Jokowi untuk mendapatkan dukungan pada pemerintahan yang dia pimpin dan tentu saja untuk mendapatkan dukungan pada Pemilu 2019 nanti.Selain mengunjungi Muhammadiyah dan NU, Jokowi disarankan menemui Front Pembelas Islam (FPI) yang menyumbang jumlah massa dalam jumlah besar pada demo 4 November. Hendri menyatakan, pertemuan itu penting dilakukan sebagai upaya mendinginkan suasana yang saat ini tengah memanas akibat pernyataan Ahok yang dinilai menyakiti umat Islam."Harusnya iya (bertemu), tapi itu hak Jokowi," kata Hendri.Sebelumnya, dalam lawatan ke dua ormas Islam besar yang ada di Indonesia itu, Presiden Jokowi menyampaikan komitmennya agar proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus diusut sampai tuntas. (Mtc)