Matatelinga.com - Rapor merah dari Indonesia Corruption Watch (ICW) terhadap dua tahun kinerja Jaksa Agung, HM Prasetyo, dikatakan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar, sudah benar.Menurutnya, dua tahun memimpin Kejaksaan Agung (Kejagung) HM Prasetyo belum dapat menyelesaikan pelanggaran berat sebagaimana dijanjikan oleh presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam nawacitanya."Sudah bener itu, banyak soal penyelesaian pelanggaran berat tidak dilanjuti. Kasus pelanggraan HAM tidak diselesaikan, kontoversi hukuman mati selalu diciptakan oleh dia, tidak ada penjelasan 14 jadi 10 itu kemana," ungkap Haris seperti dilansira Okezone, Sabtu (26/11/2016).Haris menilai Prasetyo tidak mempunyai prestasi dan skil untuk memimpin Korps Adhyaksa. Oleh karena itu, ia meminta agar Jokowi mengganti Prasetyo dengan orang yang lebih berkompeten."Sudah sejak lama kita minta diganti karena tidak punya prestasi, tidak punya skill sebagai Jaksa Agung cederung kontorvesial, cenderung politis dan justeru memperlemah wajah pemerintahan Jokowi dimata publik," akunya.(Mtc).