Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bambang S : Jangan Sampai Masyarakat Terkotak - Kotak

Bambang S : Jangan Sampai Masyarakat Terkotak - Kotak

Admin - Senin, 05 Desember 2016 07:14 WIB
google
Matatelinga.com - Polri dinilai patut menggunakan wewenangnya untuk menghentikan kecenderungan itu tanpa kompromi. Saling balas aksi pengerahan massa hendaknya segera diakhiri, dikatakan Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo. "Sangat berbahaya jika kecenderungan seperti itu dibiarkan berlanjut, karena masyarakat nantinya terkotak-kotak," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, seperti dilansir Detik.com, Minggu (4/12/2016).Bambang mengatakan aksi damai dan doa bersama 2 Desember telah terselenggara dengan baik bahkan meninggalkan kesan mendalam. Sementara itu, Polri juga telah menindak pihak-pihak yang diduga menunggangi Aksi 4 Desember dilanjutkan dengan menangkap, memanggil dan memeriksa sejumlah orang yang diduga merencanakan makar.Sedangkan Kejaksaan Agung RI sudah menerima pelimpahan berkas perkara kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI (non-aktif) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Mengacu pada tiga faktor itu, Bambang menilai sudah tiba momentum bagi pemerintah, penegak hukum dan semua elemen masyarakat untuk memulihkan kondusifitas atau kenyamanan bersama."Sudah terlalu banyak energi bersama yang terbuang untuk menyelesaikan beberapa persoalan yang sebenarnya tidak rumit-rumit amat," ujarnya."Aksi pengerahan massa yang direspons dengan aksi serupa tentunya menguras energi dan waktu. Aksi 411 direspons dengan kegiatan Apel Nusantara Bersatu. Aksi 212 direspons dengan aksi 412. Mau sampai kapan aksi berbalas aksi yang tidak produktif ini akan berakhir?," sambungnya.Menurut Bambang, momentum untuk memulihkan kondusifitas sudah terpenuhi karena Polri telah mengidentifikasi dan mengamankan sejumlah orang yang diduga melakukan makar. Artinya, kalau pun ancaman makar itu benar ada, potensinya telah dilumpuhkan dan saling curiga seharusnya bisa dihilangkan."Apakah sangkaan Polri terhadap sejumlah orang yang merencanakan makar itu benar adanya, biarlah pengadilan yang mengonfirmasikannya. Polri telah mempertaruhkan reputasi dan kredibilitasnya. Tentu saja Polri tidak asal melangkah atau bertindak," tuturnya."Seperti sudah dikemukakan bahwa Polri memeriksa sejumlah orang itu karena sudah memiliki bukti permulaan yang cukup. Maka, masyarakat kini hanya perlu menunggu proses pembuktian yang dilakukan oleh Polri," ucapnya.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Gubsu Erry Lantik Pengurus BKOW Sumut periode 2016-2021

Nasional

Dampak Akibat Molornya Pelantikan Wagubsu

Nasional

Wanita Pakai Baju Lambang Palu Arit Diamankan

Nasional

Panglima TNI Saksi Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau

Nasional

Pedagang Buku Pegadaian Tak Mau Pindah

Nasional

Gubsu Erry Resmikan Perizinan Online Simpel Paten