Matatelinga - Bandung, Meski baru beroperasi selama dua tahun, namun pabrik obat ilegal dan palsu, PT Himajaya Raya, ternyata sudah memiliki omzet miliaran rupiah per bulannya.Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi, membeberkan, dari perhitungan kasar, pabrik mampu memproduksi sekira 600 ribu tablet per hari yang dikemas dalam 60 ribu strip (1 strip berisi 10 butir).“Jika dihitung rata-rata satu strip harganya Rp9.000 maka sehari itu bisa mencapai Rp540 juta,” terangnya di lokasi.Bila dalam satu bulan pabrik beroperasi selama 30 hari, maka pendapatan kotor pabrik tersebut bisa mencapai Rp16,2 miliar.Di tempat yang sama, Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan, mengungkapkan, obat palsu produksi Himajaya sulit dibedakan dengan versi aslinya.Bahkan, kata Iriawan, mulai dari boks, kemasan, hingga bentuk setiap tabletnya sangat menyerupai obat aslinya.“Ini obat pada dasarnya sama semua. Mungkin yang bisa membedakannya hanya pada khasiatnya saja,” tukasnya.(Okc/KNIA)