Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Baru Dilahirkan, Ibu Bunuh Bayi Dengan Pecahan Kaca

Baru Dilahirkan, Ibu Bunuh Bayi Dengan Pecahan Kaca

Admin - Sabtu, 25 Januari 2014 16:56 WIB
Matatelinga - Jakarta, Seorang ibu baru melahirkan bayi, bukannya dirawat malah dibunuh denga menggunakan pecahan kaca,hingga menggemparkan warga dan dilaporkan ke kepolisian.Dengan kejadian tersebut Ibu bayi Linda Ernawati (29), warga Batu Ampar, Balikpapan Utara, Balikpapan, Kalimantan Timur, harus meringkuk di balik jeruji besi. Polisi memastikan Linda tidak mengalami gangguan kejiwaan."Kita periksa, dia (Linda) normal, tidak mengalami gangguan kejiawaan. Perbuatannya itu dilakukannya secara sadar," kata Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Soeharno, ketika pada wartawan, Sabtu (25/1/2014).Pembunuhan bayi yang dilakukan Linda terendus setelah salah seorang warga sekitar, Rizki Agustiono (21), pada Kamis (23/1/2014), melihat Linda melintas depan kosnya. Namun kecurigaan Rizki muncul setelah melihat ceceran darah yang ditinggalkan Linda, di depan kosnya. Setelah ditelusuri lebih jauh, ceceran darah mengarah ke sebuah perkebunan."Rizki melihat kantong plastik hitam bau anyir darah. Kemudian dilaporkannya ke Ketua RT dan akhirnya sampai ke kita. Tim saya turunkan ke lokasi dan melakukan olah TKP. Setelah kita buka plastik itu ternyata berisi bayi ada bekas luka di leher. Bayi itu kita bawa ke RS untuk visum," ujar Soeharno."Visum menunjukan bahwa terdapat 8 luka sayatan di leher, juga ada luka sayatan di dada bayi. Diduga kuat bayi itu meninggal tidak wajar dan kita lakukan penyelidikan," tambahnya.Penyelidikan akhirnya mengarah ke Linda, yang saat itu berada di dalam rumahnya, berjarak sekitar 200 meter dari lokasi penemuan kantong plastik hitam berisi bayi itu. Pada Jumat (24/1/2014) pagi kemarin, dia akhirnya digelandang ke Mapolsek Balikpapan Utara.Dijelaskan Soeharno, dalam pemeriksaan, Linda membunuh bayinya pada Kamis (23/1/2014) dinihari usai dilahirkannya di kamar mandi dengan pecahan kaca dikarenakan panik dan tidak ingin kelahiran bayi itu diketahui orang lain bahkan bahkan ibu kandungnya sendiri. Usai dibunuh, bayi itu lantas dimasukan kedalam kantong plastik dan dibuangnya perkebunan yang tidak jauh dari rumahnya."Jadi di rumah itu, dia (Linda) tinggal bertiga dengan ibunya dan anaknya hasil pernikahan dengan suaminya yang sekarang sudah bercerai. Linda memang sangat pandai melindungi kehamilannya dari hasil hubungan gelap," ungkap Soeharno."Barang bukti pecahan kaca sudah kita amankan. Sekali lagi bahwa sejak kemarin kita periksa, dia dalam kondisi sehat jasmani dan kejiwaan. Linda kita jerat dengan pasal 341 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," tutup Soeharno.(Adm/Dtc)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Kejati Sumut Tegaskan Terbuka untuk Pers, Bantah Narasi Negatif

Nasional

Dirut Perumda Tirtanadi Sumut Ardian Surbakti dan Kajatisu Harli Siregar Teken MoU Penanganan Perkara DATUN

Nasional

LIPPSU: Kemana Pajak HGU PT Bridgestone Mengalir?

Nasional

PWI dan JMSI di Sumut Nilai Kajatisu Harli Siregar Raih Prestasi Gemilang dalam Kolabarasi dengan Jurnalis dan Pemberantasan Korupsi

Nasional

Lebanon di Srang Israel, Liga Arab Menuntut, Apa Sikap Amerika Serikat

Nasional

Warga Danau Bale A - Rantau Selatan Temukan Benda Mencurigakan, Ternyata ini Barangnya