MATATELINGA, Jakarta: MPR RI menggelar dialog kebhinnekaan untuk merajut NKRI. Dialog, curah pendapat ini dilakukan setelah sesama anak bangsa ini ada perasaan seperti kebangsaan ini terbelah, maka dengan pertemuan ini dan pertemuan selanjutnya harus kembali dirajut bersama untuk saling menyintai dan menyangi. Tidak saling menyakiti, dan Pilkada DKI Jakarta sudah selesai. "Tahun 2018 juga ada Pilkada dan 2019 ada pemilu dan pilpres. Jadi, isu-isu seperti dalam Pilkada DKI Jakarta, itu jangan sampai terulang lagi, makanya MPR sebagai rumah rakyat, semua kalangan bisa datang dan menyampaikan pendapatnya untuk kebhinnekaan dan menjaga NKRI," tegas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan ketika membuka acara Curah Rasa dan Pendapat Para Tokoh Nasional, Refleksi Kebangsaan "Merajut Kebhinnekaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI" di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (13/6/2017).Hadir antara lain inisiator acara KH. Sholahuddin Wahid, Mahfud MD, dan Jimly Asshiddiqie. Juga hadir Wakil Ketua MPR RI EE. Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, Try Soetrisno, Frans Magniz Suseno, dan lain-lain. Zukifli merasakan akhir-akhir ini pasca 70 tahun merdeka dan 19 tahun reformasi, di tengah kita ada sesuatu yang kurang nyaman. Karena itu Pak Mahfud, Jimly Asshiddiqie, dan Gus Solah mengusulkan ke MPR RI tentang perlunya ada dialog terbuka tanpa kebencian, agar yang kita hadapi dan rasakan tanpa perbedaan serta sama-sama menyintai tanah air. "Kalau tidak, maka yang terjadi akan terus saling menyakiti. Untuk itu MPR RI memfasilitasi masyarakat untuk bicara apa saja dengan penuh kejujuran dan nanti bisa mensejahterakan lingkungan masing-masing. Kita bersatu kembali, saling memahami satu dengan yang lain agar nanti bisa menentramkan seluruh masyarakat," ujarnya. Lalu sampai kapan acara dialog ini dilakukan? Tentu kata Ketua Umum PAN itu, sampai semua saling menyayangi dan menyintai satau sama lain. Karena itu untuk tokoh dan masyarakat yang belum diundang, MPR RI meminta maaf karena semua belum diketahui. "Makanya, yang mengetahui mohon nanti didaftar dan diundang untuk acara berikutnya," pungkasnya.(Mtc/Aam)