Matatelinga - Jakarta, Badan Penyelenggra Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Tentara Negara Indonesia (TNI) dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri mengadakan evaluasi pelaksanaan jaminan kesehatan peserta BPJS Kesehatan dari TNI dan Polri.Bertempat di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara acara evaluasi ini dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Kepala Pusat Kesehatan TNI Daniel TJen dan Kepala Pusat Kedoktean dan Kesehatan Polri Artur Tampi.Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan acara ini dalam rangka meningkatkan kualitas program jaminan kesehatan ini baik dari segi kepesertaan maupun pelayanan."Saya berikan apresiasi terhadap TNI dan Polri yang mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan," ucap Fachmi di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (28/1/2014).Fachmi menambahkan, khususnya kesiapan fasilitas kesehatan milik TNI dan Polri yang siap dalam mendukung pelayanan kesehatan bukan hanya bagi peserta BPJS Kesehatan dari TNI dan Polri namun terbuka bagi masyarakat umum."Ini adalah bentuk dukungan yang berharga. Mengingat lonjakan peserta BPJS Kesehatan yang cukup tinggi di awal bulan implementasi JKN melalui BPJS Kesehatan. Kami sangat terbantu dan kami harapkan fasilitas kesehatan milik TNI dan Polri juga terus meningkatkan mutu pelayanan," jelasnya.Menurut Fachmi, hingga saat ini jumlah peserta peralihan TNI sebanyak 859.216 peserta beserta anggota keluarga dan peserta Polri sebanyak 743.454 peserta besera anggota keluarga."Peserta BPJS Kesehatan dari TNI dan Polri dapat menggunkan kartu tanda anggota (KTA) untuk mendapat pelayanan selama kartu BPJS Kesehatan masih dalam proses penerbitan," pungkasnya.(Okc/KNIA)