MATATELINGA, Bumperta Cibubur :Pelaksanaan Raimuna Nasional XI tahun 2017 di bumi perkemahan Cibubur 13 hingga 21 Agustus 2017, tidak semeriah seperti pelaksanaan Jambore Nasional X tahun 2016 lalu, hal tersebut membuat banyak kontingen peserta Rainas kecewa. Terlebih aturan yang diberlakukan pihak panitia pelaksana terkesan otoriter serta membelenggu keikut sertaan peserta Rainas yang datang dari berbagai kwartir cabang gerakan pramuka di nusantara ini.Kak Susilo, unsur pembina dari salah satu kwartir cabang Gerakan Pramuka yang ada di Sumatera Utara sangat kecewa dengan kondisi pelaksanaan Rainas XI - 2017 ini. Menurutnya Raimuna merupakan kegiatan pertemuan besar dengan berbagai aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif dalam bentuk perkemahan. "Kata Raimuna berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, kabupaten Yapen Waropen, Papua. Kata Raimuna merupakan gabungan dua kata yaitu Rai dan Muna. Rai berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan Muna adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan, intinya Raimuna merupakan pertemuan besar Pramuka Penegak," ujarnya.Kak Susilo juga mengatakan selain peserta sedikit dan pelaksanaan Raimuna ini terkesan biasa biasa saja, juga pihak panitia menerapkan aturan yang tidak realitis, seperti misalnya beberapa peserta kontingen dari daerah sudah jauh jauh datang ke sini, namun tidak diterima sebagai peserta, meskipun mereka sudah melakukan pendaftaran serta membayar semua ketentuan administrasi."Ini acara bukan acara lomba ketangkasan, Raimuna hanya merupakan pertemuan besar dan wajib diikuti oleh pramuka penegak, hendaknya panitia tidak bersikap saklek dan Gerakan Pramuka adalah Gerakan pendidikan yang bertujuan untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin," tuturnya."Peserta Raimuna ini banyak yang dikecewakan oleh panitia, dan pelaksanaan ini terkesan hanya untuk mendulang keuntungan semata," imbuhnyaSementara Robby Zulfandy yang menjabat Presiden Raimuna XI -2017 saat dikonfirmasi melalui selularnya tidak dapat dihubungi. ( ben)