MATATELINGA, Jakarta: Ketua DPD F.SPTI-KSPSISumut, ,CP Nainggolan, SE, MAP, akhirnya ditunjuk sebagai Ketua Umum DPP FSTI-KSPSI. Penunjukkan CP Nainggolah dilakukan melalui Musyawarah NasionalLuar Biasa (Munaslub), yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Depok 27 Agustus 2017 kemarin. Disana,CP Nainggolan ditunjuk secara aklamasi oleh peserta Munaslub yang berasal dariDPD Provinsi dan DPC Kabupaten/Kota se Indonesia.
Dalam Munaslubyang dibuka oleh Sekjen K.SPSI Rudi Prayitno, SH, dan dihadiri Kapolri JendralTito Karnavian tersebut juga ditunjuk Syafril Arsyad, S.Sos, sebagai SekretarisJendral, sementara Tomi Patti Selano sebagai Bendahara Umum.
Dalam pidato tertulisnya dihadapan peserta Munaslub, Kapolri Jendral Tito Karnavian mengharapkanperan serta keluar besar FSPTI untuk ikut mendisiplin masyarakat dalam halberlalulintas. Terkait pelaksanaan UU No 22 tahun 2009 tadi, ada 4 harapanKapolri terhadap DPP F.SPTI.
"Warga FSPTI diminta untuk ikut memelihara keamanandan keselamatan berlalu lintas, hingga menurunkan resiko dan kecelakaan dalamberlalu lintas" tegas Kapolri dalam pidato tertulisnya .
Sekjen K.SPSI Rudi Prayitno, SH saat membuka Munaslubmemaparkan, pelaksanaan Munaslub dilaksanakan sebagai sarana akhir dalammenjalankan mekanisme organisasi, karena sebelumnya beberapa saran dari DPPK.SPSI kepada DPP F.SPTI tidak dijalanlan, guna mengakhiri konflik yang terjadidiantara pengurus DPP dan pengurus DPD.
"Ini bagaimana Ketua Umum memecat Ketua OKK danSekjennya, lantas Ketua OKK dan Sekjen melakukan aksi balik memecat Ketua Umum.Ada beberapa saran dari kita untuk mengakhiri konflik, seperti mencabut SKpemecatan beberapa ketua DPD FSPTI, karena kita tidak mengenal istilahpemecatan Tapi karena tidak diindahkan, akhirnya mekanisme organisasi yangdijalankan adalah lewat MUNASLUB ", papar Rudi Prayitno. (mtc/rel)