MATATELINGA, Jatinangor : Dalam sidang senat terbuka penganugerahan gelar kehormatan kepada Megawati Sukarnoputri berlangsung di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (8/3/2018). Megawati menyampaikan pidatonya sebelum resmi mendapatkan gelar kehormatan pertama IPDN."Kebanggaan bagi saya mendapatkan gelar (Doktor Honoris Causa) pertama IPDN ini," kata Megawati saat menyampaikan pidatonya.{adsense]Mantan Presiden ke 5 RI ini mengaku bangga sekaligus terharu karena gelar kehormatan tersebut diberikan bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional. Hal ini merupakan penganugerahan yang sangat istimewa bagi dirinya.Terkait pemberian gelar Doktor tersebut, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menceritakan saat mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati menerima gelar Doktor Honoris Causa Bidang Politik Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hasto selama perjalanan bersama Megawati menuju Bandung melalui jalur puncak Bogor.{adsense]"Dalam perjalan ke Bandung melewati Puncak, Ibu Mega melihat ada fundamental yang berubah. Perjalanan puncak ternyata tak seindah dulu, ini diceritakan saya apa yang disampaikan bu Mega di program kaderisasi," ujar Hasto saat memberikan pengarahan kader perempuan PDIP di Wisma Kinasih, Jalan Tapos, Kota Depok, Jumat (8/3/2018).Dalam perjalanan, Hasto bercerita Megawati melihat selokan yang banyak sampah dan rumah warga Jawa Barat yang berdempetan. Padahal Jawa Barat terkenal dengan kota yang indah pada tahun lalu.{adsense]"Bu mega melihat betapa selokan banyak sampah, bu Mega melihat rumah berdempetan. Dulu namanya Jawa Barat begitu indah," ucap Hasto yang mewakili Megawati dalam acara ini.Hasto mengatakan, Megawati saat massa kecil selalu diajak oleh Presiden RI-1 Soekarno berkeliling kota Jawa Barat. Saat itu, kota Jawa Barat banyak tanaman pohon dan sayur. Namun kali ini, Megawati melihat lingkungan di Jawa Barat sudah berubah.{adsense]"Sekian lama tidak melihat puncak, bagaimana sepanjang perjalanan Bandung terjadi perubahan lingkungan yang luar biasa," ujar Hasto.Apalagi, kata Hasto saat ini sungai citarum sudah terjadi pencemaran lingkungan. Menurut Hasto, sungai citarum telah berubah dan menjadi pencemaran tertinggi di Indonesia.{adsense]"Alam Jawa Barat begitu indah dan jumlah gunung terbanyak, ternyata terancam lingkungan alam.Sungai citarum berubah pencemaran tertinggi di Indonessia ini berdampak kualitas hidup manusia di citarum," ucap Hasto.Mtc/dtc