Matatelinga - Balikpapan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan akan meresmikan pengembangan Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada akhir Maret 2014. Untuk itu, pemerintah pusat terus memantau proses penyelesaian pembangunan bandara yang menelan anggaran Rp6 triliun.Pada Rabu Siang, Deputi bidang Ekonomi Wakil Presiden melakukan pemantau langsung proses pembangunan. Sebelumnya Angkasa Pura memaparkan progress pembangunan.Proyek pembangunan dan pengembangan Bandara Internasional Sepinggan beberapa kali molor pembangunannya. Sedianya bandara tersebut sudah rampung sejak 2013 lalu."Tanggal 21 Maret sudah tidak bisa ditawar lagi, pokoknya tiap hari saya akan awasi, tidak boleh ada mundur lagi. Semua harus sesuai rencana, kita akan awasi terus," kata Deputi Wakil Persiden (Wapres) Tirta Hidayat saat memantau proyek pengembangan Bandara Sepinggan, Balikpapan Rabu (19/2/2014).Menurut Hidayat, sesuai rencana bandara baru tersebut akan mulai beroperasi awal minggu ketiga Maret. "Kalau sesuai rencana awal minggu ketiga mulai operasional, tanggal 27 itu peresmian, tapi Presiden bisanya kapan terserah beliau. Jadi tergantung waktunya Presiden, tapi operasi mulai tanggal 21-22 itu memang," jelasnya."Tadi itu semua peserta sudah komit melaksanakan tugas-tugasnya. Kami dari Kantor Wapres akan melihat hari ke hari, supaya tidak terjadi lagi kemunduran-kemunduran ya. Pak Wali Kota (Balikpapan) juga sudah tidak sabar lagi," sambungnya.Untuk suplai listrik bagi Bandara Sepinggan, menurut Hidayat, sudah bisa diatasi, karena akhir Februari pembangkit listrik Senipah (Kukar) yang berkekuatan 50 megawatt sudah beroperasi. "Kalau dari daya kayaknya cukup ya, ada cadangan 50 megawatt yang setiap saat, akan beroperasi akhir Februari pembangkit Senipah selesai. Jadi dari segi dayanya tidak masalah saya kira," ujarnya.Rencananya, general test commisioning akan dilakukan pada awal Maret dan hasilnya bisa diketahui pada pertengahan Maret. Diharapkan tidak ada kendala dalam peresmian nanti. "Kalau ada kekurangan bisa dilengkapi sehingga tidak mengganggu rencana operasional yang dijadwalkan pada 24 Maret 2014," kata Taochid Purnomo Hadi. Sedangkan untuk gedung parkir yang masuk dalam pekerjaan Paket V, saat ini sudah dua lantai yang diujicobakan sebagai areal parkir kendaraan. "Kami harapkan bisa selesai tepat waktu semua," pungkasnya.Seperti diketahui Bandara Sepinggan akan menjadi bandara terbesar ketiga di Indonesia setelah Soekarno Hatta Jakarta, Ngurah Rai Bali. Diperkirakan pada 2019 mendatang bandara seluar 100.000 m2 ini akan menampung hingga 10 juta penumpang.(Okc/KNIA)