Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Efek Gempa 7.0 SR di Lombok Utara: Longsor, Listrik Padam, Komunikasi Terputus, dan Aspal Retak

Efek Gempa 7.0 SR di Lombok Utara: Longsor, Listrik Padam, Komunikasi Terputus, dan Aspal Retak

- Senin, 20 Agustus 2018 08:05 WIB
ilustrasi aspal retak / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Gempa magnitudo 7,0 pada Minggu (19/8) malam di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menyebabkan retakan besar pada sebuah jalan di Pelabuhan Kayangan Lombok Utara.Video yang menayangkan kerusakan itu diunggah akun twitter Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.Selain aspal yang retak, gempa itu juga menyebabkan kerusakan bangunan, listruk padam, dan longsor di kawasan perbukitan."Komunikasi masih belum dapat dilakukan dengan petugas di Lombok Timur," tulis Sutopo di akun twitternya.Sampai saat ini BNPB mencatat ada dua orang tewas yakni di wilayah Lombok Timur dan Sumbawa.Kementerian Sosial memprediksi puluhan orang terluka akibat gempa tersebut. Kasubdit Penanganan Korban Bencana Alam Kemensos, Iyan Kusmadiana menuturkan , bahwa kerusakan di kawasan Lombok Timur semakin parah akibat gempa Minggu malam."Bertambah lagi kerusakannya. Rumah-rumah roboh," ujar Iyan.Wilayah Lombok pada Minggu (19/8) malam diguncang gempa magnitudo 7,0. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa gempa itu adalah gempa baru dan terpisah dari gempa dengan kekuatan yang sama yang terjadi di Lombok, NTB, pada Minggu (5/8)."Gempa yang terjadi merupakan aktivitas gempa baru yang berbeda dari gempa [dengan] magnitudo 7,0 yang terjadi pada 5 Agustus 2018," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, melalui akun Twitter resmi lembaganya itu, Senin (20/8) dini hari.Dwikorita menambahkan bahwa jumlah gempa susulan pascagempa magnitudo 6,9 itu mencapai 22 kali, hingga Senin (20/8) pukul 01.25 WITA."Di antaranya tiga gempa bumi dirasakan," imbuh dia."Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tutup Dwikorita.Gempa susulan bahkan masih terjadi hingga pukul 06.29 WITA dengan magnitudo 4,8.Pusat gempa itu terjadi di laut 34 km timur laut Lombok Utara) dengan kedalaman 10 Km. Gempa itu dirasakan di wilayah Mataram II, II Lombok Barat, dan II Lombok Tengah.

Editor
:
Sumber
: cnn

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Gorontalo dan Sulteng di Guncang Gempa Bumi

Nasional

Gempa Bumi Menguncang Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara

Nasional

Gempa M 5,5 Terjadi di Maluku Tengah

Nasional

Belum Habis Ingatan Bencana Longsor Kini Terjadi Wilayah Titik Bener Meriah

Nasional

Gunung Semeru Meletuskan Sebanyak 38 kali

Nasional

Kota Yatat Bagian Alaska di Guncang Gempa