MATATELINGA, Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akan bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah, pada pagi hari ini. Tjahjo ingin memastikan kesiapan di daerah tersebut terkait evakuasi terhadap korban gempa dan tsunami."Iya pagi ini berangkat. Saya enggak pikir pengamananlah, saya hanya memastikan di daerah siap, karena kan enggak ada komunikasi, sulit, tapi semua sudah bergerak besok pagi (pagi ini, red)," kata Tjahjo usai rapat bersama tanggap bencana di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (29/9/2018) dini hari.Tjahjo mengungkapkan, dirinya sempat berhasil berkomunikasi dengan para kepala daerah di Palu. Namun, komunikasi tersebut terputus akibat minimnya jaringan di daerah Palu pasca-gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR)."Sampai tadi jam 9 sudah ada kontak, tapi terputus, minimal satpol PP kami, damkar, dan BPBD yang bisa gerak, geraklah," terangnya.Politikus PDI-Perjuangan itu menambahkan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei sendiri sudah bertolak lebih dahulu dari Bali ke Palu pada malam tadi. Namun, dia harus transit di Makasar lebih dulu sebelum melanjutkan ke Palu."Sampai jam 9 mulai bisa kontak-kontakan, malam tadi Pak Wilem BNPB juga sudah berangkat dari Bali ke Makasar kesana," ungkapnya.Sekadar informasi, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang kepulauan Sulawesi Tengah sekira pada Jumat, 28 September 2018, sore. Gempa tersebut menimbulkan tsunami atau gelombang tinggi di bagian pesisir Kabupaten Donggala, Mamuju Utara, dan Palu.Hingga saat ini, belum diketahui berapa jumlah pasti korban akibat gempa dan tsunami yang melanda kepulauan Sulawesi Tengah tersebut. Sebab, seluruh jaringan komunikasi di daerah yang terdampak gempa masih terputus.