Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bantuan Negara Sahabat untuk Bencana Sulawesi Tengah Capai Rp220 Miliar

Bantuan Negara Sahabat untuk Bencana Sulawesi Tengah Capai Rp220 Miliar

- Minggu, 07 Oktober 2018 11:29 WIB
Bantuan Negara Sahabat untuk Bencana Sulawesi Tengah Capai Rp220 Miliar / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mencatat, total komitmen bantuan negara sahabat untuk bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai Rp220 miliar. Sebagian dari komitmen itu sudah disalurkan untuk penanganan tanggap darurat."Bantuan dalam bentuk barang mungkin belum bisa dihitung nilainya, dalam bentuk komitmen ada sekitar Rp220 miliar," kata Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir di Graha BNPB, Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (6/10/2018).Fachir memerinci, negara yang telah berkomitmen memberikan bantuan ialah Korea Selatan USD1 juta, Venezuela USD10 juta, Vietnam dan Laos masing-masing USD100 ribu, Kamboja USD200 ribu, Jerman dan Uni Eropa 1,5 juta Euro, serta Australia sebesar 500 ribu Dollar Australia."Ada yang sudah disalurkan langsung misalnya dari Tiongkok USD200 ribu itu langsung ditransfer ke PMI," ujarnya.Senyum Anak-Anak Korban Gempa Lombok Utara saat Terima BantuanFachir menuturkan, tak semua bantuan dalam bentuk uang itu digunakan untuk tanggap darurat. Menurutnya, bantuan dalam bentuk uang itu nantinya bisa digunakan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi."Kami dalam hal ini mencoba juga berikan informasi bahwa setelah tanggap darurat masih ada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi," kata dia.Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menambahkan, bantuan finansial dari negara sahabat juga akan digunakan untuk biaya pemulihan yang lebih besar."Jadi dalam penanganan nanti tidak dibelanjakan untuk masa tanggap darurat. Tapi masih ada pekerjaan yang lebih besar, yaitu pada saat nanti pemulihan. Kita perlukan bantuan ini," kata Sutopo.Menurut Sutopo, penggunaan bantuan finansial itu bakal diaudit. Sutopo menyebut pemerintah juga akan memberikan laporan penggunaan bantuan finansial tersebut kepada para negera sahabat."Tentu pada pemulihan nanti dilakukan audit, dan akan dilaporkan ke negara sahabat yang telah berikan bantuan," ujarnya.

Editor
:
Sumber
: okz

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Anggota Senat dari Partai Republik Terpecah Mengenai Paket Bantuan Luar Negeri

Nasional

BPBD Palu Sebut 87.000 Warga Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

Nasional

101 Prajurit TNI Kogasgabpad Ditarik Dari Sulawesi Tengah

Nasional

Prajurit TNI Bantu Warga Renovasi Rumah Tinggal di Kab. Donggala

Nasional

TNI Bantu Bongkar Sekolah Madrasah Biromaru di Kab. Sigi

Nasional

1.335 Prajurit TNI Kogasgabpad Ditarik Dari Sulteng