Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tim SAR Bakamla Temukan Bagian Pesawat Lion Air JT 610

Tim SAR Bakamla Temukan Bagian Pesawat Lion Air JT 610

- Rabu, 31 Oktober 2018 10:52 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Jakarta:  Tim Satuan Tugas Search and Rescue (SAR) Bakamla menemukan beberapa serpihan benda yang diduga bagian pesawat dan barang milik penumpang serta lima bagian tubuh yang diduga penumpang korban pesawat naas Lion Air JT 610. Dalam pencarian yang dipimpin Mayor Laut (T) Puadi Hasani, S.T tersebut, tim juga menemukan sebuah dompet beserta beberapa kartu identitas dan sejumlah uang rupiah, Real dan Ringgit, di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten  Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018). Didalam dompet tersebut terdapat beberapa kartu debit serta SIM C atas nama H. Ahmad Mughni HS, S.E.,M.M., laki-laki usia 45 tahun, lahir 21 Maret 1973 di Palembang, beralamat Kec Koba, Kab. Bangka Tengah, Prov Kepulauan Bangka Belitung. Kemudian terdapat juga kartu BPJS Kesehatan, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Peserta Taspen, NPWP, Kartu anggota DPRD Prov Kepulauan Bangka Belintung, serta tiga buah kartu nama yang bersangkutan. Terdapat pula beberapa lembar pecahan rupiah, Real dan Ringgit. Dalam sebuah catatan list daftar nama penumpang, H. Ahmad Mughni HS, S.E.,M.M. terdaftar sebagai penumpang pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor urut 099 seat 18 D.Selanjutnya hasil temuan tersebut diserahkan langsung oleh Puadi Hasani kepada Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Deden Ridwansyah di Posko Basarnas Tanjung Pakis, Karawang, Selain menyerahkan hasil pencarian tersebut ke Posko Basarnas di darat, sebelumnya Tim Satgas SAR Bakamla RI juga menyerahkan hasil pencarian tersebut ke Kapal Markas milik Basarnas KN SAR Jakarta dan KN Basudewa yang sedang lego jangkar di perairan Tanjung Pakis.Temuan ini diperoleh kemarin pagi, selasa (31/10), tim SAR Bakamla memulai pencarian sekitar pukul 06.00 Wib, dengan menggunakan dua perahu karet didukung delapan orang penyelam dan tim Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) berangkat dari Posko di Tanjung Pakis menuju titik koordinat yang diduga lokasi jatuhnya pesawat. Sedianya tim penyelam yang membawa perlengkapan selam lengkap akan membantu evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam air, namun saat memasuki titik koordinat tersebut tim Sar Bakamla RI menemukan serpihan-serpihan yang terapung di laut. Karena banyaknya material yang ditemukan disekitar lokasi, Tim Satgas SAR memfokuskan evakuasi benda-benda yang diduga bagian pesawat dan serpihan lainnya.Menurut SMC Hendra Sudirman lokasi persis jatuhnya pesawat hingga saat ini masih dilakukan pendeteksian oleh tiga kapal dari BPPT, kapal Basarnas Bandung dan kapal Dunamos. Hal tersebut diungkapkan pada saat Mayor Puadi Hasani berkoordinasi dengan Dirjen Ops Basarnas Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryo AJI didampingi Hendra Sudirman selaku SAR Mission Coordinator (SMC), dan Kasi Ops Basarnas Made Oka, di Anjungan KN SAR Jakarta yang sedang lego jangkar di perairan Tanjung Pakis. Jika sudah menemukan lokasinya secara persis, ketiga kapal tersebut akan memetakan lokasi dan memberikan tanda-tanda medan untuk mempermudah tidakan lanjutan, ujar Hendra.Hingga saat tim penyelam Bakamla terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi intensif dengan jajaran Basarnas guna mendukung dan membantu pencarian korban di bawah air. Rencananya pencarian akan dilanjutkan pagi ini, Rabu (31/10/2018) di lokasi yang sama. (Mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Kecelakaan Pesawat Wisata, Ini Jumlahnya Tewas

Nasional

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Nasional

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Nasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Nasional

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro, Begini Kronologinya