MATATELINGA, Jakarta: Direktorat C Sosial Budaya Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri AKBP Suwandi mengimbau kepada seluruh demonstran terkait polemik PP No 78/2015 yang membatasi kenaikan upah pekerja, Sabtu, (17/11/2018). Kami sangaat mengapresiasi mereka lebih mengedepankan lobi dan dialog dibanding melakukan unjuk rasa.," kata Suwandi,Hal ini dikatakan Suwandi usai menemui Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos yang kecewa terkait Upah Minimum Kerja (UMK). Namun dirinya lebih mengedepankan dialog ketimbang melakukan unjuk rasa.
"Terlebih ditahun politik ini, karena tidak berpolitik pratis, KASBI agar ikut berperan aktif menciptakan situasi yang kondusif pada agenda Pilpers dan Pileg," tuturnya.
Suwandi mengatakan, langkah yang diambil oleh KASBI untuk lebih memilih dialog lantaran organisasi yang memiliki sesuai dengan AD/ART KASBI yang hanya memperjuangan hak-hak pekerja atau buruh yang tidak dipenuhi.Tambahnya, menyarankan jika dialog tidak menemukan titik temu, agar tetap mematuhi aturan saat melakukan unjuk rasa di muka umum. Hal tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang.Disisi lain kata Suwandi, Nining sebagai pimpinan KASBI menyatakan secara pribadi dan organisasi memahami apa yang di sampaikan pihak Kepolisian agar dalam pileg dan pilpres membantu menciptakan situasi Kamtibmas kondusif dan pemilu damai.