MATATELINGA, Jakarta: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa memuji prestasi kontingen penembak yang berlaga dalam lomba Asean Armies Riffle Meet (AARM) ke-28 dan peterjun skydiving TNI AD. Hal tersebut disampaikan saat menerima laporan kembali kedua kontingen TNI AD tersebut di Gedung Serbaguna Mabesad, Jakarta, Senin 3 Desember 2018 kemarin.KSAD menyampaikan rasa terima kasih dan bangganya atas keberhasilan kedua kontingen Indonesia tersebut. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama Angkatan Darat (AD) semata, namun juga bangsa Indonesia di forum Internasional.Sebagaimana diketahui bersama, pada November ini, TNI AD mengikutsertakan kontingen penembak pada Lomba Tembak AARM-28/2018 di Malaysia dan peterjun di ajang 1st Asiania Indoor Skydiving Championship (AISC) yang berlangsung di Jihua Park, Chongqing, China.Dalam dua event bergengsi tersebut, kontingen TNI AD mencetak prestasi membanggakan, yaitu juara umum AARM yang ke-13 kalinya sekaligus memecahkan rekor perolehan medali sepanjang sejarah keikutsertaannya di lomba tembak antar Angkatan Darat se-ASEAN."Sedangkan dalam Asiania Indoor Skydiving, yang digelar pertama kalinya dan diikuti 19 peserta dari Asia dan Eropa ini, TNI AD berhasil menjadi juara-3," terang Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya sesaat sebelum laporan ke KSAD dimulai.Sebagai bentuk apresiasi, KSAD juga memberikan hadiah dan penghargaan kepada para prajurit yang berprestasi tersebut. Secara keseluruhan dalam lomba tembak AARM ke-28 tersebut, kontingen TNI AD membawa pulang 9 trofi, 32 medali emas, 14 perak dan 10 perunggu. Prestasi ini memecahkan rekor perolehan medali tahun sebelumnya yang dicapai di Singapura, yaitu 9 trofi, 31 medali emas, 10 perak dan 10 perunggu."Ini menjadikan Indonesia, sebagai peraih juara umum terbanyak di atas negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, dalam ajang tersebut, kita berhasil mencatatkan rekor baru, merebut medali emas, perak dan perunggu sebanyak 3 kali," terangnya.Menurutnya, itu semua diperoleh dari tim putri pada dua cabang menembak Pistol Match-1 Individual dan Trophy Individual, serta tim putra pada Senapan Match-2 Individual. Lebih lanjut Candra, menyampaikan bahwa peraih prestasi menonjol lainnya diraih Sertu (K) Pratiwi Kartika S yang berhasil merebut 6 emas dan 2 trofi (individual dan tim) bersama dengan rekannya Serka (K) Eva Triana dan Sertu (K) Carlelis. Sedangkan untuk putra, yaitu Pratu Ali Firdaus dengan 5 emas dan 2 trofi, serta Sertu Woli Hamsah dengan 7 emas (2 di antaranya sebagai overall champion baik individual maupun tim).Sementara itu, Tim Indoor Skydiving TNI AD yang diwakili penerjun Kopassus dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD) Mabes TNI, berhasil menjadi juara ke-3 dari 19 negara Asia dan Eropa yang berlaga di kejuaraan Asiania Indoor Skydiving 2018 tersebut."Mereka berlomba di dua cabang kejuaraan yaitu 2-way formation skydive dan 4-way formation skydive. Semoga pada AARM ke -29 tahun 2019 mendatang, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah, kontingen TNI AD tetap mampu mempertahankan tradisi sebagai juara umum. Demikian juga dengan berbagai ajang lainnya," harapnya.Turut hadir dalam acara penyambutan tersebut Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman, Irjenad Mayjen TNI Johny L. Tobing dan para pejabat teras di lingkungan Mabesad. (Mtc/Okz)