MATATELINGA, Jakarta: Pasca bencana tsunami yang menerjang kawasan Banten dan Lampung, PLN berupaya untuk melakukan percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak serta memberikan bantuan berupa bantuan berupa bahan makanan, makanan bayi, obat-obatan, peralatan ibadah, peralatan mandi, dan popok bayi.Salah satu desa yang terkena dampak parah tsunami di Bandar Lampung, yakni Desa Way Mulih, Kalianda Lampung. Untuk itu PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menerjunkan tim pelayanan teknik sebanyak 40 orang dan pegawai teknik ke lokasi bencana untuk membantu memulihkan kondisi kelistrikan secepatnya. Sampai saat ini, sebanyak 27 gardu atau sekitar 90% dari 30 gardu dari lokasi tersebut telah berhasil dipulihkan.Selain pemulihan infrastruktur kelistrikan, PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) juga memberikan sejumlah bantuan baik medis maupun non medis. Selain itu, YBM PLN juga memberikan beasiswa lanjut pendidikan hingga tamat SMA kepada dua anak yatim piatu yang turut menjadi korban pada bencana tersebut. Sampai saat ini, sebanyak 27 gardu atau sekitar 90% dari 30 gardu dari lokasi tersebut telah berhasil dipulihkan.Selain pemulihan infrastruktur kelistrikan, PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) juga memberikan sejumlah bantuan baik medis maupun non medis. Selain itu, YBM PLN juga memberikan beasiswa lanjut pendidikan hingga tamat SMA kepada dua anak yatim piatu yang turut menjadi korban pada bencana tersebut. PLN juga telah berhasil menyalakan 180 gardu dan 16 tiang transmisi berhasil didirikan kembali di wilayah Pandeglang dan Carita, Banten. Namun, masih ada pula gardu yang padam dan dalam upaya perbaikan sebanyak 68 garduTim yang dikerahkan PLN sebanyak 199 personil yang disebar di wilayah terdampak tsunami, PLN juga mendatangkan sejumlah bantuan dari seluruh yantek UP3 Banten, UP3 Disjaya, UP3 Bogor, tim PDKB. (Mtc/Okz)