MATATELINGA, Semarang: Sebuah mobil Daihatsu Grand Max bernomor polisi D 1327 ADR mengalami ban pecah di Jalan Tol Semarang-Solo Km 460. 500 jalur A, tepatnya di Dusun Barukan, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/3). Pada peristiwa ini satu penumpang tewas dan 4 lainnya luka-luka.Informasi yang dihimpun oleh Krjogja.com, mobil yang dikemudikan oleh Sujarwo (35) warga Sangunratu RT 04 RW 1 Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Semarang menuju Solo. Sampai di lokasi ban belakang kanan pecah lalu mobil oleng ke kiri masuk ke parit pinggir jalan tol.Mobil ringsek para penumpang mengalami luka-luka dan salah satu tewas, nama Ahmad Sidig (35) Dusun Krajan 2 RT 04 RW 5 Dusun Tegalsasari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyauwangi, Jawa Timur. Sementara korban luka-luka dibawa ke RSUD Salatiga lantaran terdekat dengan lokasi kejadian. Korban luka antara lain, Sujarwo (pengemudi), Eden Deni (38) warga Kampung Bingkur, kemudian Purna Yuvika (19) Kompleks Bandara Kapling 27 dan Khotib yang alamatnya belum diketahui."Mobil mengalami ban pecah dan oleng tak bisa dikendalikan lalu masuk parit pinggir jalan tol. Satu korban meninggal dan 4 lainnya dirawat di RSUD Salatiga," kata Kanitlaka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo kepada wartawan, Sabtu (2/03/2019). (Mtc/Okz)