MATATELINGA, Jakarta: Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban yang hilang akibat banjir dan longsor di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Data terbaru hingga Minggu (10/3/2019) pukul 15.00 WIB, sebanyak 7 korban meninggal dunia berhasil ditemukan, sehingga tinggal 1 orang yang belum ditemukan.Demikian dikatakan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui keterangan tertulisnya.Sutopo memaparkan, dari temuan tersebut sebanyak tujuh orang dipastikan meninggal dunia. Kemudian, satu orang masih hilang, 3 orang luka-luka. "684 mengungsi di kantor bupati Manggarai Barat yang berasal dari 3 desa yaitu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbiling sebanyak 287 jiwa, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo sebanyak 261 Jiwa, dan Desa Nanga Ngai, Kecamatan Komodo sebanyak 136 jiwa," kata Sutopo.Menurut Sutopo, hingga saat ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga tertimbun longsor. "Tim Gabungan masih melakukan pencarian terhadap 1 korban hilang (tertimbun longsor)," ujarnya. Banjir dan longsor di Manggarai Barat NTT terjadi pada Kamis 7 Maret 2019 sekira pukul 07.00 WIT. Desa yang terdampak meliputi, Desa Gorontalo, Desa Nanga Ngai, Desa Bolo Bilas, Kecamatan Komodo. Kemudian, Desa Tondong Belang, Desa Cunca Lolos, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbiling. (Mtc/Okz)