MATATELINGA, Jakarta: Pembicaraan pemindah Ibu Kota terus menjadi pembicaraan bagi elit Politik serta yang lainnya. Ada yang mengusulkan agar Ibu Kota negara dipindahkan ke Kepulauan Seribu. Alasannya, ukuran kepulauan tersebut 11 kali lipat lebih besar dari DKI Jakarta."Saya mengusulkan agar Ibu Kota pindah atau menggunakan lahan di Pulau Seribu karena Kepulauan Seribu itu ukurannya 11 kali Jakarta," kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah lewat pesan singkat kepada Wartawan, Rabu (8/5/2019).Politisi asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengatakan, pemindahan Ibu Kota ke Kepulauan Seribu sekaligus membangun mentalitas maritim bangsa Indonesia yang sebelumnya lebih condong ke mentalitas agraris dengan segala keterbelakangan kulturnya."Dan itu memenuhi unsur kebutuhan kita untuk membangun mentalitas maritim sehingga mulai dari presiden hingga pejabat harus punya konsepsi yang konkret tentang mentalitas maritim itu. Kita geser mentalitas agraris dengan segala kulturnya yang terbelakang, introvert, suka sekali melihat ke dalam, tidak berani keluar, feodal, tidak fair, kepada mentalitas pesisir yang sebenarnya berasal dari situ," tuturnya. Fahri meyakini bangsa Indonesia adalah bangsa yang tahan gelombang dan siap bertemu dengan berbagai macam keragaman yang ada. Semua itu bisa diwujudkan apabila pemerintah berani mengubah konsep Ibu Kota negara dengan basis kemaritiman."Kita ini bangsa yang tahan gelombang, hidup dalam alam terbuka, siap bertemu dengan berbagai jenis orang yang singgah dari pesisir dengan mentalitas ekstrovert, agresif, semua itu bisa di wujudkan kalau kita berani mengubah konsep Ibu Kota negara kita," ujar Fahri.