Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Mengulik Cerita Mistis Dibalik Batu Bleneng di Tol Cipali

Mengulik Cerita Mistis Dibalik Batu Bleneng di Tol Cipali

Redaksi - Selasa, 04 Juni 2019 06:30 WIB
GOOGLE
Batu Bleneng
MATATELINGA, Cirebon: Pemudik yang telah melewati jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), pasti akan melihat penampakan seonggok batu besar di samping ruas tol KM 182. Batu ini oleh masyarakat sekitar dinamai 'Batu Bleneng'.Keberadan Batu Bleneng sendiri, kerap dikait-kaitkan dengan kisah mistis di Tol Cipali. Sebagian masyrakat sekitar percaya, ada sesosok mahluk halus yang mendiami batu tersebut.Kisah mistis Batu Bleneng juga sangat populer ditelinga para pemudik. Faizin misalnya, pemudik asal Kabupaten Pekalongan ini, mengaku sering mendapat cerita soal keangkeran Batu Bleneng. Bahkan dalam perjalannya dari Ciputat menuju Pekalongan, saat melintasi area KM 182, ia sempat melihat pria berambut gondrong di atas Batu Bleneng. Namun, ia belum bisa memastikan, apakah pria tersebut seorang manusia atau mahluk halus. "Saya sering dengar ada cerita mistis di tempat itu (Batu Bleneng) . Tadi saya juga sempat melihat ada pria berambut gondrong, di atas batu itu. Tapi karena fokus nyetir, jadi saya tidak bisa memastikannya, " ucap Faizin, saat berbincang dengan wartawan, Selasa (4/6/2019).Sementara itu, diwaktu yang berbeda, salah seorang warga sekitar bernama Hadi menuturkan, pernah suatu ketika ada seorang pekerja jalan tol, yang tewas saat ditugaskan untuk menghancurkan Batu Bleneng menggunakan alat berat. Akibat dari kejadian tersebut, jalur jalan tol terpaksa dibelokkan."Dulu ada sopir Beko yang meninggal dunia. Waktu itu dia disuruh untuk menghancurkannya (Batu Bleneng)," jelas Hadi kepada Okezone, usai dirinya mencari bahan jamu tradisional, di sekitar Batu Bleneng belum lama ini.Menurut Hadi, Batu Bleneng sendiri sebenarnya dapat dihancurkan atau dipindahkan. Namun, karena Batu Bleneng sudah ada sejak lama, maka masyarakat meminta agar batu tersebut dibiarkan saja, supaya bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Batu itu ada penunggunya. Soalnya sudah sejak lama batu itu ada di sini. Ada yang bilang kalau batu itu jadi 'Sumpel'. Ada juga yang bilang kalau batu ini jadi pertanda asal mula Pulau Jawa jadi pemukiman, " sambungnya.Hadi sendiri sempat menyangkan, karena saat pembuatan jalan tol, pihak pekerja tidak meminta izin kepada penunggu Batu Bleneng tersebut. Mengingat, penunggu Batu Bleneng merupakan leluhur dari masyarakat Jawa.

"Mereka enggak 'Babad Alas' dulu. Bukit aja langsung dibelah jadi dua," ucap dia.Terlepas dari adanya kisah mistis yang ada di Batu Bleneng, Hadi meminta kepada para pengendara, agar mereka selalu berhati-hati saat melintas di dekat Batu Bleneng. Pasalnya, lekukan dijalan tol KM 182 membentuk huruf S, serta rawan terjadinya kecelakaan.(Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Nasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Nasional

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Nasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Nasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Nasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu