Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kapal yang Ditumpanginya Karam, Bocah 4 Tahun Hilang Seketika

Kapal yang Ditumpanginya Karam, Bocah 4 Tahun Hilang Seketika

Redaksi - Sabtu, 22 Juni 2019 06:45 WIB
Hand Over
Proses Pencarian Bocah 4 Tahun yang Hilang Setelah Kapal yang Ditumpanginya Karam Disapu Ombak
MATATELINGA, Pontianak: Kapal kayu bermesin yang membawa 16 penumpang karam di Perairan Sukalanting, Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jum'at (21/6/2019).Seorang penumpang yang masih berusia 4 tahun bernama Nurul, hingga saat ini masih dilakukan pencarian setelah hilang sesaat kapal kayu yang ditumpangi bersama keluarganya karam. "Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban atas nama Nurul. Sementara penumpang lainnya dan nahkoda, selamat," ujar Kepala Kantor SAR Pontianak, Hery Marantika kepada sejumlah wartawan, Sabtu (22/6/2019) dini hari.Hery menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara, kapal yang dinahkodai Bandi (16) tahun itu sempat oleng setelah disapu ombak dari speedboat yang melaju."Jadi ceritanya, korban beserta keluarga hendak menyeberang dari Parit Setia menuju Parit Bangkalan, Desa Sungai Asam menggunakan kapal motor kayu," kata Hery.Dikatakan dia, kejadian saat posisi kapal motor berada sekitar 30 meter tiba di Parit Bangkalan. "Kapal kayu ini juga membawa tujuh sepeda motor. Saat hendak bersandar, kapal ini terkena gelombang dari speedboat yang melaju melintas di sungai itu," kata Hery.Kuatnya gelombang itu, membuat kapal yang berpenumpang 13 orang dewasa dan 3 balita ini oleng dan kemudian karam. Sementara korban, terlepas dari orangtuanya dan terjatuh ke sungai.Tim Kantor SAR Pontianak mendapatkan laporan dari Brigadir Edi, anggota Pol Airud Sukalanting tentang kecelakaan kapal tersebut. "Saat itu juga, saya kerahkan lima personel menggunakan speedboat untuk ke lokasi," jelas Hery.

Setibanya di lokasi kejadian, tim SAR langsung berkoordinasi dengan Pol Airud Sukalanting, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Raya, Koramil Sungai Raya dan masyarakat untuk melaksanakan operasi SAR gabungan."Sampai petang tim SAR gabungan melakukan pencarian, hasilnya nihil. Maka pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya. Sedangkan speedboat yang melaju itu masih dikejar Pol Airud," tutur Hery. (Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Nasional

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Nasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Nasional

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Nasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?