MATATELINGA, Jakarta: Empat Perwira tinggi (Pati) Polri lolos dalam seleksi profile assessment calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019-2023, dan akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya.[adx]Ke empat perwira tinggi Kepolisian tersebut, yakni Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri, Mantan Kapolda Sumatra Barat Brigjen Bambang Sri Herwanto, dan Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Sri Handayani, mereka menjadi bagian dari 20 calon pimpinan KPK yang diumumkan lulus profile assesment oleh Panitia Seleksi melalui Keputusannya Nomor 77PANSEL-KPK/VIII/2019 tanggal 23 Agustus 2019."Keputusan ini tidak dapat diganggu gugat," kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK Yenti Garnasih di Gedung III, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019.Kata Ketua Pansel Calon Pimpinan KPK tersebut, peserta seleksi yang lolos wajib mengikuti tes kesehatan, wawancara, dan uji publik. Peserta yang tidak mengikuti tes tersebut dinyatakan gugur.Tes kesehatan berlangsung di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (PSPAD) Gatot Soebroto pada Senin, 26 Agustus 2019. Wawancara serta uji publik digelar di Kementerian Sekretariat Negara pada Selasa, 27 Agustus 2019, hingga Kamis, 29 Agustus 2019.
[adx]
Ia menegaskan keputusan Pansel Capim KPK masa jabatan 2019-2023 sudah final. Namun demikian, pansel masih mengharapkan masukan secara tertulis dari masyarakat terhadap nama-nama peserta yang dinyatakan lolos profile assessment."Pada saat mengikuti tes, peserta wajib membawa kartu tanda penduduk (KTP), kartu peserta ujian dan hadir 30 menit sebelum pelaksanaan tes dimulai," pungkas Yenti Garnasih Ketua Pansel Calon Pimpinan KPK tersebut.Dari nama nama yang diumumkan lolos profile assessment tersebut juga tertera capim KPK yang berasal dari Kejaksaan, yakni Johanis Tanak, Supardi, dan Sugeng Purnomo. Salah satu pensiunan jaksa, Jasman Panjaitan,.
[adx]
Selanjutnya tiga dosen juga dinyatakan lolos untuk mengikuti seleski selanjutnya, yakni Luthfi Jayadi Kurniawan, Neneng Euis Fatimah, dan Nurul Ghufron. Capim lainnya adalah karyawan BUMN Cahyo RE Wibowo, auditor BPK I Nyoman Wara, penasihat menteri desa Jimmy Muhamad Rifai Gani, PNS Seskab Roby Arya, dan PNS Kemenkeu Sigit Danang Joyo.Sementara capim yang berasal dari Lembaga Anti rasuah tersebut memiliki perwakilan di tahapan selanjutnya, yakni Komisioner KPK Alexander Marwata dan pegawai KPK Sujanarko. Hakim Nawawi Pomolango dan advokat Lili Pintauli Siregar juga lolos pemeriksaan profil.(rel)