Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
HMI Berikan Raport Merah 9 Tahun Kepemimpinan SBY

HMI Berikan Raport Merah 9 Tahun Kepemimpinan SBY

Admin - Minggu, 30 Maret 2014 14:44 WIB
Matatelinga-Palembang. Himpunan Mahasiwa Indonesia Cabang Palembang bagian Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) menggelar Limited Discusion dengan Tema ”Raport Merah 9 Tahun Kepemimpinan SBY”Diskusi yang diadakan sabtu (29/3/ 2014), di Gedung Yayasan Pembinaan Umat (YPU) HMI Cabang Palembang.

 M. Haekal AlHaffafah Ketua PPD menuturkan peserta dihadiri oleh kader lintas universitas dari komisariat dibawah jajaran HMI Cabang Palembang dan menghadirkan 2 Narasumber dari unsur akademis Dr Alfitri M.Si yang juga merupakan pengamat sosial politik sumatera selatan dan dari unsur aktivis Awamsyah sebagai Pengurus Besar HMI 2010-2012.

Tambah Haekaln dalam diskusi ini,dimana melemahnya kedaulatan Negara pada masa kepemimpinan SBY berdampak pada lambanya penuntasan kasus Hukum, Korupsi dan HAM, “ untuk persoalan HAM tidak usah kita bicara kasus masinah dalam kasus TKI, kasus munir misalnya sampai sekarang belum tuntas” ini merupakan bukti bahwa sby tidak serius dan lamban dalam penanganan kasus-kasus penegakan HAM.

Salah satu raport merah lagi yang sering dikeluhkan masyarakat yaitu melemahnya pelayanan kesehatan dari sektor publik dan kesehatan. apalagi ini sering dirasakan oleh kalangan bawah yang sempat dalam beberapa kasus diusir dari rumah sakit karena tidak mampu membayar. dari sisi sumber daya alam adanya intervensi liberalisasi asing dalam pengelolaan SDA. Banyak sumber-sumber vital SDA negara tergadaikan pada masa kepemimpinan SBY.

Dalam kesempatan diiskusi ini, Imanudin Alhakim peserta diskusi menyatakan pendapat “Indonesia hari ini kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang mayoritas muslim, tapi pada kenyataannya sistem sekuler masuk luar biasa menggeser paradigma masyarakat lewat media, pendidikan, perundang-undangan, pemuda hari ini pun tergerus pandangannya dengan gaya hidup, dan masih banyak RUU sekuler yang antri untuk disahkan pasca pemilu legislatif ini”

Sementara Awamsyah mengatakan ada 3 persolan besar terkait raport merah sby. 1. Soal Kemandirian pangan, awamsyah mengkritik, beras, daging dll Indonesia mengimpor padahal tanah Indonesia ini luar biasa luas, 2. Kedaulatan SDA. masalah migas ada beberapa uu yang sudah disahkan ternyata mengkebiri kedaulatan Negara. 3. Soal Industri, untuk saat ini juga tidak bisa diharapkan.

(Haekal/Mt-01)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

MIC Official Juara POTEK Dance Fest, Ketemu Eksklusif DEUKIE Kwon Twins

Nasional

Pleno KADIN Sumsel, Tahun 2025 Fokus Industrialisasi, Digitalisasi, dan SDM Unggul

Nasional

Kejati Sumsel OTT Oknum Disnakertrans Terkait Dugaan Korupsi Penerbitan Surat Perizinan K3

Nasional

Dapat Promosi, Agus Walujo Tjahjono Resmi Jabat Ketua PN Palembang Kelas IA Khusus

Nasional

Mayat Wanita Masih Pelajar Berpakian Fulsaol di Temukan Tak Bernyawa

Nasional

Halalbihalal Keluarga Besar Sriwijaya Sumut, Hassanudin Ajak Sumbangkan Pemikiran Membangun Sumut