Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
  Dandenma Mabes TNI terima Gelar Profesor Ilmu Beladiri

  Dandenma Mabes TNI terima Gelar Profesor Ilmu Beladiri

Admin - Selasa, 01 April 2014 14:29 WIB
Matatelinga - Jakarta, Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabes TNI Kolonel Laut (S) Prof (H.c.) Dr. Ivan Yulivan menerima gelar Profesor Ilmu Beladiri yang diserahkan langsung oleh Prof. Dr. Sabree Saleeh selaku The President of World Academy of Martial Arts Philosophy and Science (WAMAPS) dalam suatu acara Wisuda External Degree Professor Ilmu Beladiri.

 

Penganugerahan gelar Profesor Ilmu Beladiri kepada Kolonel Ivan Yulivan, diberikan di sela-sela latihan penyegaran ratusan Karateka yang tergabung dalam Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) se-Jawa Barat, yang digelar di GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, kemarin.

 

World Academy of Martial Arts Philosophy and Science yang berkantor pusat di Kualalumpur-Malaysia merupakan sebuah lembaga yang didirikan untuk menghormati dan menghargai para pencipta dan praktisi seni ilmu beladiri yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menciptakan dan meneruskan tradisi luhur seni, filsafat dan ilmu beladiri.

 

Penghargaan tersebut diberikan kepada mereka yang telah memenuhi persyaratan akademik dan kurikulum yang ditetapkan oleh WAMAPS dan dinilai secara khusus untuk memenuhi kepatutan dan kelaikan oleh Dewan Guru WAMAPS.

 

Prof. Dr. Sabree Saleeh dalam sambutannya mengatakan bahwa, saya patut berbangga dapat berkunjung ke Indonesia khususnya ke Mabes TNI dan menyaksikan semangat para Dewan Guru dan Praktisi Karateka yang sangat luar biasa dan juga sekaligus dapat menganugerahkan gelar profesor kepada salah satu tokoh seni beladiri yang telah mendedikasikan hidup, semangat dan pemikiran untuk menjaga nilai-nilai luhur seni beladiri. “Semoga profesor Prof (H.c.) Dr. Ivan Yulivan dapat terus menjadi contoh dan suri tauladan bagi pecinta seni beladiri Indonesia”, ungkapnya.

 

“Sungguh merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya dan keluarga, serta seluruh praktisi ilmu beladiri di TNI khususnya dan bagi seluruh penggiat ilmu beladiri di wilayah Jawa Barat pada umumnya, bahwa accomplishment and life-long dedication serta semangat menghidupi dan menghayati nilai-nilai luhur ilmu beladiri dapat diberikan penghargaan khusus melalui  penganugerahan gelar profesor ilmu beladiri oleh WAMAPS”, ujar Kolonel Ivan Yulivan.

 

“Penghargaan gelar profesor ilmu beladiri ini dapat dijadikan pemicu dan pemacu untuk terus berkarya dan berbuat lebih baik lagi bagi pengembangan ilmu beladiri yang telah ditekuni selama ini, sehingga akan menjadikan lebih kuat, solid dan semakin berprestasi dimasa mendatang”, kata Dandenma Mabes TNI.

 

Ilmu beladiri juga akan mejadikan semakin bersatu dalam sebuah keluarga besar masyarakat yang berkarakter kuat, bersahaja, dan ksatria. Lebih dari itu, penghargaan ini bukanlah sebuah pengakuan dan pencitraan belaka terhadap seorang praktisi seni ilmu beladiri, tetapi menjadi penanda bahwa dunia seni beladiri merupakan bagian dari peri-kehidupan bermasyarakat dunia. bahwa setiap budaya, bangsa dan negara mempunyai jiwa, semangat, dan nilai-nilai luhur seni beladiri yang sama.

(Mtt-01)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

PIMPASA Bergerak, Imigrasi Jaktim Tangkal Keberangkatan Ilegal WNI ke Luar Negeri

Nasional

Dirjen Pemasyarakatan Monitoring Pelaksanaan Rangkaian Kegiatan Idul Adha di Lapas Kelas IIA Salemba

Nasional

Sumut Jadi Tuan Rumah BTN Indonesia Fashion Week 2026, Kahiyang Ayu Dorong Ulos Tembus Panggung Fashion Dunia

Nasional

Imigrasi Jakarta Utara Perkuat Layanan Modern dan Humanis Lewat Deretan Inovasi Digital dan Mobile Service

Nasional

Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Tandatangani Pengalihan Portofolio Kredit SMBCI Hampir Rp20 Triliun

Nasional

Pimpin Ekosistem Rumah Lelang Nasional, BTN Banjiri Pasar Dengan 10.000 Hunian Second dan KPR Bunga 5%