MATATELINGA, Jakarta : Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menegaskan, pihaknya sedang memburu para penyebar berita hoaks dan provokatif aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di beberapa daerah. Salah satu berita hoaks yang akan diselidiki adalah berita tewasnya mahasiswa Al Azhar, Faisal Amir usai melakukan aksi unjuk rasa pada Selasa, 24 September kemarin."Dari tim siber melakukan patroli siber bersama Kominfo dan BSSN. Melakukan profiling kepada akun yang menyebarkan berita hoaks," kata Dedi, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019)
[adx]
Menurut Dedi, pihaknya sudah mengetahui akun media sosial yang bermain dan menyebarkan sejumlah berita hoaks di media sosial. Jika nantinya ditemukan bukti yang cukup maka akan dilakukan penindakan.Tak hanya menyelidiki akun penyebar hokas, Dedi menuturkan pihaknya juga masih mendalami pihak yang melakukan ajakan aksi unjuk rasa para siswa SMA dan STM pada Rabu, 27 September kemarin."Tentunya akun itu di dalami apakah ada perbuatan melawan hukum. Kalau ada akan dilakukan penindakan. sekali lagi Polri bekerja berdasarkan alat bukti," ujarnya.