Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Baru Dilantik, Mendagri Ke Papua Dampingi Presiden Jokowi

Baru Dilantik, Mendagri Ke Papua Dampingi Presiden Jokowi

- Jumat, 25 Oktober 2019 15:40 WIB
mtc/ist
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian gerak cepat dan tak menunggu lama untuk langsung bekerja lebih serius terutama dalam menangani persoalan di tanah Papua dengan lakukan kunjungan kerja ke Papua bersama Panglima TNI dan Plt. Kapolri.
MATATELINGA, Papua: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian gerak cepat dan  tak menunggu lama untuk langsung bekerja lebih serius terutama dalam menangani persoalan di tanah Papua dengan lakukan kunjungan kerja ke Papua bersama Panglima TNI dan Plt. Kapolri. 

Dalam kunjungan kerja ke Papua tersebut Mendagri didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum yang juga Kapuspen Kemendagri, Bahtiar yang dalam keterangannya menjelaskan Mendagri Tito Karnavian  menuju Papua usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka dan Rapat Internal di Kemendagri, pada hari Kamis kemarin(24/10/2019). 

[adx]

"Betul, Pak Menteri sudah bertolak ke Papua bersama Panglima TNI dan Plt. Kapolri, dan akan mendampingi kunker Presiden," kata Kapuspen yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar, jumat (25/10/2019).

Bahtiar, menjelaskan Mendagri sangat berkepentingan dalam mengawal dan memastikan terjaganya stabilitas keamanan dalam negeri tentunya  daerah Papua yang menjadi prioritas pertamanya. 

"Sebelum menjabat Mendagri, beliau pernah melaksanakan operasi bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menangani konflik Papua dan tentunya otomatis sudah paham kondisi di lapangan yang pada saat ini beliau juga mendampingi kunjungan kerja Bapak Presiden Jokowi ke Papuah, ujarnya.

[adx]

Bahtiar juga mengutarakan bahwa kunjungan kerja Mendagri bersama Panglima TNI dan Plt. Kapolri mendampingi Bapak Presiden tersebut sebagai bentuk perhatian yang sungguh-sungguh Mendagri Tito Karnavian kepada Tanah Papua.

"Bagaimanapun Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, apabila stabilitas politik dan keamanan terganggu di Papua maka akan berpengaruh bagi stabilitas politik dan keamanan secara nasionalh ungkapnya.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen Mendagri Tito Karnavian untuk menjaga Stabilitas Politik Dalam Negeri, sebagaimana diutarakan saat menyampaikan arahannya dihadapan jajaran ASN Kemendagri dan BNPP pagi sebelum keberangkatannya ke Papua.

[adx]

Kemendagri, sebagai Kementerian yang melakukan pembinaan dan pengawasan kepada Pemerintah Daerah sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Kemendagri memiliki peran strategis untuk menjamin stabilitas politik dalam negeri.

Menurutnya, tanpa stabilitas politik dalam negeri, pembangunan di berbagai sektor tak akan berjalan dengan baik. Pasalnya, stabilitas politik dan pembangunan akan saling memengaruhi satu sama lain dan berdampak pada sisi keamanan.

Mendagri Tito Karnavian dalam kunjungannya ditemani Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar. Mendagri bertolak ke Papua untuk menemani kunjungan kerja Presiden Joko Widodo. Di Kota Jayapura, presiden dijadwalkan akan meresmikan Jembatan Holtekam dan bertemu dengan para tokoh masyarakat. (mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Nasional

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Nasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Nasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Nasional

"Alfi Hariadi Siregar" Diganjar Putusan Hukuman Sembilan Tahun Penjara

Nasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk